NARASIDEMOKRASI – Program listrik gratis di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan perkembangan cepat. Hingga awal April 2026, jumlah usulan penerima bantuan sudah mencapai sekitar 5.500 sambungan. Pemerintah Provinsi Bengkulu kini fokus mengejar target 6.000 sambungan sebelum diajukan ke pemerintah pusat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu semakin serius memperluas akses listrik bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Program listrik gratis yang menjadi salah satu upaya pemerataan energi di daerah ini terus bergerak cepat dalam tahap pengusulan.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, mengatakan hingga pekan pertama April 2026, jumlah data calon penerima yang telah dihimpun mencapai sekitar 5.500 usulan.
“Sejauh ini masih tahap usulan. Pada minggu pertama April, jumlah data yang masuk sudah mencapai sekitar 5.500 calon penerima,” ujar Rico, Sabtu 11 April 2026.
Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan data sebelumnya yang berada di kisaran 4.000 usulan. Penambahan terjadi setelah masuknya data baru sebanyak 1.292 calon penerima yang berasal dari program rumah swadaya Kementerian Permukiman.
Rico menjelaskan, tambahan data tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Bengkulu agar masyarakat yang masuk dalam program perumahan swadaya juga bisa mendapatkan akses listrik gratis.
“Penambahan 1.292 data ini merupakan arahan langsung dari Gubernur untuk dimasukkan sebagai calon penerima program listrik gratis. Jadi total sementara sudah di angka 5.500,” jelasnya.
Meski capaian sudah mendekati target, Pemprov Bengkulu belum mengirimkan usulan tersebut ke pemerintah pusat. Hal ini dilakukan untuk memastikan jumlah penerima sesuai target yang telah ditetapkan, yakni 6.000 sambungan listrik.
Menurut Rico, pemerintah daerah ingin memaksimalkan kuota yang tersedia agar lebih banyak masyarakat bisa merasakan manfaat program ini.
“Target kita harus mencapai 6.000. Jika sudah terpenuhi, baru akan kita kirimkan ke kementerian. Batas pengiriman itu di akhir April,” tegasnya.
Langkah ini dinilai penting agar tidak ada kuota yang terbuang dan seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain fokus pada pengusulan tahun 2026, Pemprov Bengkulu juga telah menuntaskan realisasi program listrik gratis dari tahun sebelumnya. Rico memastikan seluruh pemasangan listrik dari usulan tahun 2025 telah selesai dikerjakan.
“Untuk tahun ini, pemasangan merupakan realisasi usulan 2025 dan sudah rampung hingga Maret kemarin, totalnya mencapai 2.030 titik,” tutupnya.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









