BENGKULUBAROMETER – Suasana mendadak tegang terjadi di Gedung BKAD Setda Provinsi Bengkulu dan RSKJ Soeprapto, Selasa pagi 7 April 2026. Tim penyidik Tipidkor dari Polda Bengkulu melakukan penggeledahan intensif di dua lokasi tersebut.
Penggeledahan berlangsung dengan pengamanan ketat. Aparat kepolisian bersenjata lengkap berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif selama proses berlangsung.
Tim penyidik yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat menyisir sejumlah ruangan. Mereka fokus mencari dokumen penting, arsip, serta perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
Di RSKJ Soeprapto, penggeledahan dipimpin langsung oleh Kompol Muhammad Syahir Fuad Rangkuti. Ia terlihat mengoordinasikan tim untuk mengumpulkan barang bukti secara sistematis.
Setidaknya lima ruangan di rumah sakit tersebut menjadi sasaran penggeledahan. Ruangan yang diperiksa meliputi ruang Direktur, Kepegawaian, Arsip, Keuangan, serta ruang Kabag Kesekretariatan.
Setiap sudut ruangan diperiksa secara detail. Dokumen-dokumen penting dikumpulkan, sementara sejumlah perangkat elektronik turut diamankan untuk dianalisis lebih lanjut.
Sementara itu, di Gedung BKAD Setda Provinsi Bengkulu, tim penyidik juga melakukan penggeledahan di tiga ruangan berbeda. Aktivitas ini berlangsung hampir bersamaan dengan penggeledahan di RSKJ.
Keberadaan dua lokasi penggeledahan ini menunjukkan bahwa kasus yang tengah diusut kemungkinan memiliki keterkaitan antara dua instansi tersebut.
Meski proses penggeledahan berlangsung terbuka, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kasus yang sedang ditangani. Hal ini membuat awak media hanya dapat mengamati jalannya kegiatan di lapangan.
Namun kuat dugaan melihat ruangan yang digeledah penyidik sedang mengusut dugaan kasus THL di RS Soeprapto.
Sejumlah pegawai terlihat memilih untuk tidak memberikan komentar. Mereka tampak mengikuti arahan penyidik selama proses berlangsung.
Situasi di kedua lokasi tetap kondusif hingga penggeledahan selesai. Aparat keamanan memastikan tidak ada gangguan selama proses berlangsung.
Hingga kini, masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dari kepolisian terkait kasus yang melatarbelakangi penggeledahan tersebut.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









