NARASIDEMOKRASI – Kinerja dan dedikasi Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H. selama memimpin Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu berbuah manis. Ia kini resmi mendapat promosi jabatan strategis sebagai Deputi di Badan Pengawasan Khusus (Bapissus), posisi eselon I di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Promosi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-374/C/04/2026 tanggal 13 April 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI.
Kenaikan jabatan ini menjadi bukti kepercayaan institusi terhadap kapasitas dan integritas Victor, terutama dalam keberhasilannya mendorong kinerja penegakan hukum di Bengkulu, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
Selama masa kepemimpinannya, Victor dikenal sebagai sosok yang tegas dan konsisten dalam mengawal penanganan perkara korupsi. Di bawah kepemimpinannya, Kejati Bengkulu mencatat capaian signifikan sepanjang tahun 2025.
Bersama jajaran, mulai dari Asisten Tindak Pidana Khusus, Asisten Intelijen hingga Wakil Kepala Kejati Bengkulu, Victor berhasil mengungkap berbagai perkara besar dengan total potensi kerugian keuangan negara mencapai Rp 3,39 triliun.
Tak hanya dari sisi nilai, jumlah perkara yang ditangani juga cukup besar. Sepanjang tahun 2025, Kejati Bengkulu menangani sebanyak 51 perkara tindak pidana korupsi yang tersebar di berbagai sektor strategis.
Kasus-kasus tersebut mencakup sektor yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas, seperti pertambangan batubara, investasi perkebunan kelapa sawit, tata kelola investasi pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah, hingga proyek infrastruktur seperti jalan tol.
Selain itu, Kejati Bengkulu juga menangani perkara terkait tata kelola layanan umum oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Beberapa perkara besar yang sempat mencuat di antaranya dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam pengelolaan Mega Mall dan Pasar Tradisional Modern (PTM) Bengkulu, serta kasus dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi, Kemudain kasus korupsi tambang Batubara.
Penanganan berbagai kasus tersebut menunjukkan komitmen Victor Antonius Saragih Sidabutar dalam mengawal sektor-sektor vital agar berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik korupsi.
Pergantian kepemimpinan di Kejati Bengkulu kini diisi oleh Saiful Bahri Siregar, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Ia diharapkan mampu melanjutkan capaian positif yang telah dirintis Victor.
Rotasi ini juga diikuti promosi pejabat lainnya. Asisten Intelijen Kejati Bengkulu, Dr. David Duarsa Palapa, S.H., M.H., dipercaya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso. Posisi yang ditinggalkan kini diisi oleh Rolly Manampiring, S.H., M.H., sebelumnya Kajari Sarolangun.
Dengan jabatan barunya sebagai Deputi di Bapissus, Victor Antonius Saragih diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih luas di tingkat nasional, khususnya dalam memperkuat pengawasan internal kejaksaan.
Jejak kinerja yang ditinggalkan di Bengkulu oleh Victor dan David, terutama dalam pengungkapan puluhan kasus korupsi dengan nilai fantastis, menjadi fondasi kuat bagi Kejati Bengkulu untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kepercayaan publik ke depan.









