Bupati Fikri Thobari Tegaskan Posyandu Harus Jadi Pusat Layanan Masyarakat, Bukan Sekadar Timbangan Bayi

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Kabupaten Rejang Lebong yang digelar di Ballroom Hotel Golden Rich Curup, Rabu (15/10/25). (foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Kabupaten Rejang Lebong yang digelar di Ballroom Hotel Golden Rich Curup, Rabu (15/10/25). (foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Rejang Lebong – Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP menegaskan bahwa Posyandu kini harus menjadi pusat layanan terpadu bagi masyarakat, bukan hanya tempat menimbang bayi atau imunisasi, saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Kabupaten Rejang Lebong yang digelar di Ballroom Hotel Golden Rich Curup, Rabu (15/10/25).

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pelantikan Ketua Pembina Posyandu dari 15 kecamatan se-Kabupaten Rejang Lebong oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Rejang Lebong, Ny. Intan Larasita Fikri. Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, kepala Puskesmas, serta pengurus TP PKK.

Dalam arahannya, Bupati Fikri menegaskan bahwa Posyandu harus bertransformasi menjadi pusat layanan lintas sektor yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Posyandu bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi atau imunisasi. Tapi harus menjadi pos pelayanan terpadu yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di sana pemerintah hadir langsung di tengah warga,” ujar Fikri.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-OPD agar kegiatan Posyandu tidak hanya menyentuh bidang kesehatan, tetapi juga sosial, pendidikan, ekonomi, hingga infrastruktur dasar.

Baca Juga :  Pondasi Futsal Championship 2025, Pecahkan Semangat Sumpah Pemuda

“Melalui sinergi berbagai instansi, Posyandu bisa menjadi motor pemberdayaan di tingkat desa dan kelurahan,” tambahnya.

Bupati meminta seluruh peserta Rakor untuk menindaklanjuti hasil pembahasan di lapangan. “Apa yang diputuskan hari ini harus sampai ke Posyandu di desa. Tidak berhenti di ruang rapat,” tegasnya.

Posyandu Jadi Mitra Strategis Pemerintah Desa

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Rejang Lebong, Ny. Intan Larasita Fikri, menegaskan bahwa Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah desa dan kelurahan dalam memperkuat partisipasi masyarakat terhadap pembangunan.

“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan,” ujarnya.

Intan menjelaskan bahwa tim pembina Posyandu di setiap kecamatan akan menjadi mitra kerja pemerintah daerah dalam memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Mereka harus mendapat dukungan penuh, baik dalam pelatihan, sarana, maupun pendampingan,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi kader agar dapat memberikan pelayanan paripurna sepanjang siklus hidup masyarakat, mulai dari ibu hamil hingga lanjut usia.

Baca Juga :  Bupati Fikri Resmikan Titik Nol Revitalisasi SDN 46 Rejang Lebong: Pendidikan Jadi Prioritas Utama

1.550 Kader Layani Warga Rejang Lebong

Kadis Kesehatan drg. Asep Setia Budiman dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini terdapat 212 Posyandu aktif di seluruh wilayah Rejang Lebong, dan 185 di antaranya telah bertransformasi menjadi Posyandu Siklus Hidup.

“Kita memiliki 1.550 kader Posyandu yang tersebar di 156 desa dan kelurahan. Dari jumlah itu, baru 10 persen yang telah terlatih, dan 1.148 kader sudah dinilai kompetensinya,” terang Asep.

Hasil penilaian menunjukkan 944 kader pratama (purwa), 106 kader madya, dan 98 kader utama yang menjadi tulang punggung pelayanan dasar masyarakat. Layanan Posyandu kini bahkan meliputi kunjungan rumah (home visit) oleh kader bersama tenaga kesehatan.

Melalui kegiatan Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong meneguhkan komitmen untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong serta memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pembangunan manusia.

“Posyandu adalah wajah nyata negara di tingkat desa. Jika Posyandu kuat, maka keluarga dan masyarakat juga akan kuat,” tutup Bupati Fikri.

Berita Terkait

Pengembalian Rp159 Miliar, Yakup Hasibuan Sebut Bebby Hussy Tak Pernah Niat Rugikan Negara
Golkar Bengkulu Tegaskan SK Plt Sah, Yudi Harzan: Sudah Disetujui DPP
BULOG Pastikan Stok Beras Bengkulu Aman, Siswa Diajak Lihat Langsung Cadangan Pangan Nasional
Kisruh Golkar Kota Memanas, Sekretariat Dibuka Paksa dan Pengosongan Sekretariat Terjadi 
Didukung Bank dan OJK, Penataan Pantai Pasir Putih Dikebut Jadi Destinasi Unggulan
Dispora Serius Garap E-Sport, Generasi Muda Mulai Disiapkan Jadi Atlet Digital
BBM Non-Subsidi Naik, Pemprov Bengkulu Perketat Penggunaan Kendaraan Dinas
ASN Bengkulu Diperkuat, Program “Bantu Rakyat” Tetap Jalan Meski Anggaran Ditekan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:59 WIB

Pengembalian Rp159 Miliar, Yakup Hasibuan Sebut Bebby Hussy Tak Pernah Niat Rugikan Negara

Kamis, 23 April 2026 - 15:19 WIB

Golkar Bengkulu Tegaskan SK Plt Sah, Yudi Harzan: Sudah Disetujui DPP

Rabu, 22 April 2026 - 22:37 WIB

BULOG Pastikan Stok Beras Bengkulu Aman, Siswa Diajak Lihat Langsung Cadangan Pangan Nasional

Rabu, 22 April 2026 - 21:12 WIB

Kisruh Golkar Kota Memanas, Sekretariat Dibuka Paksa dan Pengosongan Sekretariat Terjadi 

Rabu, 22 April 2026 - 18:50 WIB

Didukung Bank dan OJK, Penataan Pantai Pasir Putih Dikebut Jadi Destinasi Unggulan

Berita Terbaru