Pengembalian Rp159 Miliar, Yakup Hasibuan Sebut Bebby Hussy Tak Pernah Niat Rugikan Negara

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum Bebby Hussy, Yakup Hasibuan, menegaskan pengembalian Rp159 miliar jadi bukti kliennya tak berniat merugikan negara dalam kasus tambang Bengkulu.

Kuasa hukum Bebby Hussy, Yakup Hasibuan, menegaskan pengembalian Rp159 miliar jadi bukti kliennya tak berniat merugikan negara dalam kasus tambang Bengkulu.

NARASIDEMOKRASI – Usai pembacaan tuntutan dalam perkara dugaan korupsi tambang batu bara Bengkulu, kuasa hukum terdakwa Bebby Hussy dan Sakya Hussy, Yakup Hasibuan, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mempelajari secara rinci dasar perhitungan tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum.

Namun, di balik itu, Yakup menyoroti satu hal yang dinilai sangat penting untuk menjadi pertimbangan majelis hakim, yakni sikap kooperatif kliennya yang telah lebih dulu mengembalikan kerugian negara dalam jumlah besar.

Dalam perkara ini, Bebby Hussy didakwa dalam tiga cabang, yakni tindak pidana korupsi, suap, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sementara dalam tuntutan jaksa, Bebby diminta menjalani total hukuman 8 tahun penjara. Sedangkan Sakya Hussy juga menghadapi tuntutan pidana dalam dua perkara.

Meski demikian, sebelum tuntutan dibacakan, pihak terdakwa telah lebih dulu menitipkan dana pemulihan kerugian negara melalui mekanisme resmi di kejaksaan. Nilainya pun tidak kecil, mencapai Rp159 miliar.

Baca Juga :  Gregory Dayefiandro Raih Anugerah Legislator Terbaik, Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Kerja Nyata Kader Perindo

Angka tersebut menjadi sorotan karena disebut sebagai pengembalian penuh atas kerugian negara dalam perkara yang sedang berjalan.

Yakup menilai, langkah pengembalian dana ini tidak bisa diabaikan dalam proses penilaian hakim. Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan tidak adanya niat jahat dari kliennya untuk merugikan negara.

“Untuk tuntutan tentu akan kami pelajari dulu, karena kami belum membaca dasar perhitungan angka tersebut. Namun kami berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan sikap klien kami dalam putusan nanti,” ujar Yakup.

Ia juga menegaskan bahwa pengembalian dana tersebut bukan berarti pengakuan bersalah. Menurutnya, hal itu lebih kepada bentuk tanggung jawab dan itikad baik setelah perkara berjalan.

Baca Juga :  ASN Kemenag Bengkulu Didorong Lincah dan Adaptif di Usia 80 Tahun

“Walaupun belum semuanya terbukti, tapi karena Pak Beby tidak pernah memiliki niat untuk merugikan negara, maka pengembalian itu dilakukan,” jelasnya.

Pernyataan ini menjadi garis pembelaan utama dari kubu Bebby menjelang agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi). Tim kuasa hukum tampak fokus pada dua hal utama, yakni membantah adanya unsur kesengajaan dalam perkara, serta menonjolkan sikap kooperatif melalui pengembalian dana dalam jumlah besar.

Dengan masuknya perkara ke tahap selanjutnya, publik kini menanti bagaimana majelis hakim akan mempertimbangkan berbagai fakta yang terungkap di persidangan.

Apakah pengembalian dana Rp159 miliar dan klaim tidak adanya niat jahat akan menjadi faktor yang meringankan hukuman, atau justru tidak menghapus tanggung jawab pidana, menjadi pertanyaan besar yang akan terjawab dalam putusan nanti.

Penulis : Windi junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB