BULOG Bengkulu Jemput Bola ke Sawah, Pastikan Harga Gabah Petani Stabil

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Musim panen awal tahun menjadi momen penting bagi petani di Bengkulu. Untuk memastikan hasil panen terserap maksimal, Perum BULOG Kanwil Bengkulu turun langsung ke sentra produksi padi.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, mengatakan strategi jemput bola diterapkan agar pembelian gabah berjalan cepat dan sesuai standar. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga harga gabah di tingkat petani tetap stabil sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) .

Menurut Dody, BULOG tidak bekerja sendiri. Penyerapan dilakukan melalui sinergi dengan Dinas Pertanian, mitra penggilingan, kelompok tani, TNI, serta pemerintah daerah .

Baca Juga :  DWP Bengkulu Rayakan HUT ke-26, Tegaskan Peran Strategis Istri ASN dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

“Sinergi ini penting agar hasil panen petani benar-benar terserap maksimal,” ujarnya.

Pada MT I 2026, BULOG Bengkulu mendapat target sekitar 3.100 ton setara beras . Penyerapan sudah berjalan di beberapa daerah, seperti Lebong, Bengkulu Tengah, dan Bengkulu Selatan.

Langkah percepatan ini dinilai penting karena saat panen raya biasanya harga gabah berpotensi turun. Dengan hadirnya BULOG sebagai pembeli, petani memiliki kepastian harga.

Selain itu, tim lapangan BULOG secara aktif melakukan monitoring kualitas gabah agar sesuai standar. Transparansi dalam proses pembelian menjadi perhatian utama .

Tak hanya membeli, BULOG juga memastikan kesiapan gudang penyimpanan. Fasilitas ini diperlukan agar gabah dan beras yang terserap dapat disimpan dengan baik sebelum disalurkan untuk kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Ahli Tegaskan Kasus PTM–Mega Mall Bengkulu Sengketa Perdata, Penerapan Tipikor Dinilai Keliru

Dody menegaskan, penguatan stok di awal tahun sangat penting untuk mengantisipasi kebutuhan penyaluran bantuan pangan serta menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

“Kami ingin petani merasa tenang saat panen. Hasil mereka terserap, harga stabil, dan stok daerah aman,” tegasnya.

Dengan pendekatan langsung ke lapangan, BULOG Bengkulu berharap hubungan dengan petani semakin kuat. Kehadiran negara melalui BULOG di tengah panen raya menjadi bukti komitmen menjaga ketahanan pangan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

HMI Komisariat Dehasen Ultimatum 3×24 Jam, Tuntut Pencopotan Warek III
GMNI-HMI Minta LLDIKTI Copot Warek III Dehasen, Dugaan Kekerasan di Pemira Masuk Ranah Hukum
Gelap Perang
Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan
Terbongkar! 90 Ton Pupuk Bersubsidi Diduga Disalurkan Tak Sesuai Aturan
PAW Ketua DPRD Bengkulu Masuk Tahap Administratif, Menunggu SK Mendagri
LBH KAHMI Desak Polisi Usut Dugaan Penganiayaan Mahasiswa oleh Wakil Rektor Unived
Bantuan Listrik 900 kWh Jadi Harapan Baru Warga Kepahiang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:01 WIB

HMI Komisariat Dehasen Ultimatum 3×24 Jam, Tuntut Pencopotan Warek III

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:53 WIB

GMNI-HMI Minta LLDIKTI Copot Warek III Dehasen, Dugaan Kekerasan di Pemira Masuk Ranah Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:43 WIB

Gelap Perang

Senin, 2 Maret 2026 - 18:10 WIB

Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:51 WIB

Terbongkar! 90 Ton Pupuk Bersubsidi Diduga Disalurkan Tak Sesuai Aturan

Berita Terbaru

Artikel

Gelap Perang

Selasa, 3 Mar 2026 - 16:43 WIB