PGRI Rejang Lebong Gelar Konferensi ke-23, Bahas Arah Baru Pendidikan

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rejang Lebong menggelar Konferensi ke-23 masa bakti 2025–2030, Rabu (1/10/25) di Gedung Guru PGRI Rejang Lebong.(foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rejang Lebong menggelar Konferensi ke-23 masa bakti 2025–2030, Rabu (1/10/25) di Gedung Guru PGRI Rejang Lebong.(foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Rejang Lebong – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rejang Lebong menggelar Konferensi ke-23 masa bakti 2025–2030, Rabu (1/10/25) di Gedung Guru PGRI Rejang Lebong.

Konferensi yang mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” itu dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Taman, SP, mewakili Bupati H. Fikri Thobari, SE., MAP. Sebanyak 97 peserta dari seluruh kecamatan hadir dalam forum lima tahunan tersebut.

Dalam sambutannya, Taman menyampaikan apresiasi kepada pengurus PGRI Rejang Lebong atas dedikasi selama lima tahun terakhir. Ia menegaskan konferensi harus menjadi momentum penting untuk merumuskan keputusan terbaik bagi masa depan pendidikan di daerah.

Baca Juga :  10 Jembatan Dibangun, Buka Akses Desa dan Dorong Ekonomi Bengkulu

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan atas kerja keras pengurus PGRI. Semoga konferensi ini berlangsung aman, tertib, dan membawa keputusan terbaik untuk pendidikan,” kata Taman.

Ia menambahkan, PGRI sebagai organisasi profesi guru terbesar di Indonesia harus menjaga marwah dan integritas, serta memastikan kepengurusan baru dapat membawa PGRI Rejang Lebong semakin maju.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Bengkulu, Dr. Haryadi, M.Pd., menegaskan konferensi merupakan forum tertinggi organisasi yang digelar setiap lima tahun. Forum ini menjadi wadah evaluasi kinerja, pemilihan kepengurusan baru, hingga pembahasan isu-isu strategis pendidikan.

Baca Juga :  Desa Lubuk Sirih Ilir Tanam Jagung di Lahan Satu Hektar Dukung Program Ketahanan Pangan

“Konferensi ini sangat penting untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan peran PGRI,” jelas Haryadi.

Acara juga dihadiri jajaran Forkopimda Rejang Lebong, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Cabdin Pendidikan Wilayah II Curup, perwakilan Kemenag, serta tamu undangan lainnya.

Dengan terselenggaranya konferensi ini, PGRI Kabupaten Rejang Lebong diharapkan semakin solid, visioner, dan mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan.

Berita Terkait

Aklamasi, Mardensi: Fokus Perkuat Soliditas dan Rebut Kemenangan Agenda Politik
Wamen Viva Yoga Ingatkan Kader HMI: Jangan Jadi “Kayu Bakar” Politik, Independensi Harus Dijaga
Musda Golkar Bengkulu Terancam Cacat Hukum, Gugatan Masuk ke Mahkamah Partai 
Dies Natalis UNIB ke-44 : Menteri Bappenas Dorong Alumni Tembus Global
Pengembalian Rp159 Miliar, Yakup Hasibuan Sebut Bebby Hussy Tak Pernah Niat Rugikan Negara
Golkar Bengkulu Tegaskan SK Plt Sah, Yudi Harzan: Sudah Disetujui DPP
BULOG Pastikan Stok Beras Bengkulu Aman, Siswa Diajak Lihat Langsung Cadangan Pangan Nasional
Kisruh Golkar Kota Memanas, Sekretariat Dibuka Paksa dan Pengosongan Sekretariat Terjadi 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:58 WIB

Aklamasi, Mardensi: Fokus Perkuat Soliditas dan Rebut Kemenangan Agenda Politik

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Wamen Viva Yoga Ingatkan Kader HMI: Jangan Jadi “Kayu Bakar” Politik, Independensi Harus Dijaga

Jumat, 24 April 2026 - 23:13 WIB

Musda Golkar Bengkulu Terancam Cacat Hukum, Gugatan Masuk ke Mahkamah Partai 

Jumat, 24 April 2026 - 20:40 WIB

Dies Natalis UNIB ke-44 : Menteri Bappenas Dorong Alumni Tembus Global

Kamis, 23 April 2026 - 23:59 WIB

Pengembalian Rp159 Miliar, Yakup Hasibuan Sebut Bebby Hussy Tak Pernah Niat Rugikan Negara

Berita Terbaru