NARASIDEMOKRASI – Banjir besar yang melanda Kabupaten Lebong tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memicu krisis air bersih yang cukup serius.
Di Desa Nangai Amen, Kecamatan Amen, ratusan warga harus bertahan selama tiga hari dengan menggunakan air yang tidak layak untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah satu warga, Darmi, mengaku kesulitan mendapatkan air bersih setelah instalasi PDAM rusak akibat banjir.
“Kami sudah tiga hari pakai air kotor. Kalau mau ambil air bersih harus ke Sungai Air Lemeu, jaraknya sekitar 10 kilometer,” ujarnya.
Kondisi ini tentu sangat memberatkan warga, terutama bagi ibu rumah tangga dan anak-anak. Air bersih menjadi kebutuhan utama yang sulit dipenuhi.
Banjir yang melanda wilayah ini memang cukup parah. Ketinggian air bahkan mencapai dada orang dewasa, jauh lebih tinggi dibandingkan banjir sebelumnya.
Akibatnya, banyak fasilitas rusak, termasuk jaringan PDAM yang menjadi sumber utama air bersih warga.
Namun, harapan mulai muncul ketika bantuan dari Polda Bengkulu tiba di lokasi. Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga.
Dalam kunjungannya, ia membawa solusi berupa kendaraan water treatment yang mampu mengolah air kotor menjadi air bersih.
Bantuan ini langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Kini mereka tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih.
“Kami sangat terbantu dengan alat ini. Sekarang sudah bisa pakai air bersih lagi,” kata Darmi.
Selain air bersih, Polda Bengkulu juga menyalurkan bantuan sembako dan membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga.
Tak hanya itu, tim medis juga diterjunkan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah bencana memberikan rasa aman dan harapan bagi warga. Mereka merasa tidak sendirian menghadapi musibah ini.
Meski kondisi mulai membaik, warga berharap pemerintah segera memperbaiki fasilitas yang rusak, terutama instalasi PDAM, agar distribusi air bersih kembali normal.
Penulis : Handi Pratama









