Janji Kerja di Vietnam Berujung Neraka di Kamboja, Keluarga Korban Tempuh Jalur Hukum

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Harapan untuk memperbaiki ekonomi keluarga berubah menjadi mimpi buruk bagi empat warga Kota Bengkulu. Alih-alih bekerja legal di Vietnam, mereka justru dibawa ke Kamboja dan dipaksa menjadi scammer judi online. Kisah pahit itu kini mendorong keluarga korban untuk melapor ke Polda Bengkulu.

Istri dari empat korban secara resmi menyampaikan laporan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu, Kamis (5/2/2026). Mereka didampingi kuasa hukum guna memastikan laporan diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Kuasa hukum korban Dede Frastein, menyampaikan bahwa para suami kliennya direkrut melalui tawaran pekerjaan sebagai marketing elektronik. Tawaran itu terdengar meyakinkan, dengan janji gaji besar dan fasilitas lengkap. Namun setelah diberangkatkan, para korban justru kehilangan kebebasan dan dipaksa bekerja sebagai pelaku penipuan daring.

Baca Juga :  Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

“Ini jelas penipuan kerja. Korban tidak hanya ditipu, tetapi juga mengalami kekerasan fisik dan psikis. Mereka dipaksa bekerja, disetrum, dan bahkan kekurangan makan,” jelas kuasa hukum korban.

Dalam kondisi tertekan, keempat korban akhirnya nekat melarikan diri. Dengan sisa tenaga dan keberanian, mereka berhasil mencapai KBRI di Phnom Penh untuk meminta perlindungan. Saat ini, mereka masih berada di sana sambil menunggu proses pemulangan ke Indonesia.

Kasus ini menambah daftar panjang warga Indonesia yang terjebak dalam jaringan scammer internasional. Modus yang digunakan relatif sama, yakni tawaran kerja legal dengan iming-iming gaji tinggi, namun berujung eksploitasi tenaga kerja.

Keluarga korban berharap laporan ke kepolisian menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan perekrut di dalam negeri. Mereka menduga, ada pihak-pihak yang berperan sebagai agen atau perantara yang merekrut korban dari Indonesia.

Baca Juga :  Program Kampung Nelayan Merah Putih Bengkulu Dikebut, Dua Lokasi Sudah Rampung, Enggano Menyusul

Upaya pemulangan korban juga terus dilakukan. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama DPRD dan Baznas disebut aktif melakukan koordinasi untuk membantu proses administrasi dan pembiayaan pemulangan para korban.

Bagi keluarga, kepulangan para korban menjadi prioritas utama. Namun mereka juga berharap kasus ini diusut hingga tuntas agar tidak ada lagi warga Bengkulu yang menjadi korban penipuan serupa.

Kuasa hukum menegaskan, kasus ini harus menjadi perhatian serius semua pihak. Selain penegakan hukum, edukasi kepada masyarakat tentang bahaya tawaran kerja ilegal ke luar negeri juga dinilai sangat penting.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB