Modus Mark Up Dimulai dari Meja Penawaran, Dugaan Persekongkolan Harga PLTA Musi Terungkap

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Dugaan korupsi proyek penggantian Sistem Kontrol Utama dan AVR System PLTA Musi tidak terjadi dalam semalam. Penyidik menemukan indikasi bahwa pengaturan harga sudah dilakukan sejak tahap awal penawaran pada 2022.

Pelaksana harian Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Denni Agustian, mengungkapkan bahwa proses penyusunan harga menjadi titik awal dugaan persekongkolan.

“Ada indikasi harga yang diajukan tidak berdasarkan harga riil, melainkan telah disusun sedemikian rupa sebelum kontrak ditandatangani,” jelas Denni.

Dalam proyek Sistem Kontrol Utama, penawaran sebesar Rp29,4 miliar diajukan ke PT PLN UIK SBS Palembang dan dijadikan dasar nilai kontrak. Padahal harga riil penjualan dari PT Yokogawa Indonesia ke pihak lain hanya Rp17,23 miliar. Selisih Rp11,67 miliar inilah yang menjadi sorotan utama penyidik.

Kepala Seksi Penyidikan, Pola Martua Siregar, menyebut perbedaan harga tersebut sangat signifikan.

Baca Juga :  Pantai Panjang Dibersihkan dari Warem, Pemkot Jaga Wisata Keluarga

“Perbedaan ini tidak kecil. Kami menduga ada pengaturan harga yang mengakibatkan keuntungan tidak wajar,” tegasnya.

Pada proyek AVR System, skema serupa juga terjadi. Penawaran awal Rp21,86 miliar, lalu dinegosiasikan menjadi Rp20,52 miliar. Namun harga riil pembelian hanya Rp15,79 miliar.

Pola menambahkan, penyidik menduga adanya kerja sama lintas perusahaan dalam menentukan harga penawaran agar terlihat sah secara administrasi.

Sehingga penyidik Kejati Bengkulu menetapkan Empat orang dari jajaran sebagai tersangka baru diantaranya

Tulus Sadono (Direktur PT Yokogawa Indonesia), Osmond Pratama Manurung (Sales Engineer PT Yokogawa Indonesia), Erik Ratiawan (Direktur PT Austindo Prima Daya Abadi), dan Saifur Rijal (Sales Manager PT Yokogawa Indonesia).

Sedangkan tersangka sebelumnya dua orang yakni Daryanto, S.T., M.Sc., yang berprofesi sebagai Pegawai PT PLN Indonesia Power dan merupakan Vice President O&M Planning and Control V di PT PLN Indonesia Power dan saat ini menjabat sebagai senior Manager Perencanaan Enjiniring UIK SBS.

Baca Juga :  Bahlil Lahadalia Kurban Sapi Jumbo 500 Kilo di Bengkulu

Kemudian Nehemia Indrajaya (NI) adalah Direktur PT Truba Engineering Indonesia.

Pola menegaskan bahwa penyidikan tidak berhenti pada penetapan tersangka.

“Kasus ini masih berkembang. Kami akan memeriksa saksi-saksi dan menelusuri dokumen-dokumen untuk memperkuat pembuktian,” katanya.

Kasus ini juga memunculkan pertanyaan publik tentang mekanisme pengawasan internal dalam pengadaan proyek strategis BUMN.

Bagaimana selisih harga yang besar bisa lolos dalam proses verifikasi? Pertanyaan tersebut kini menjadi bagian dari materi penyidikan.

“Kami akan mengurai seluruh tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga pembayaran,” ujar Pola.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru