Kompolnas Ingatkan Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Secara Profesional dan Humanis

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kompolnas meminta Polda Metro Jaya tetap mengedepankan profesionalitas dan hak asasi manusia dalam menangani kejahatan jalanan.

Kompolnas meminta Polda Metro Jaya tetap mengedepankan profesionalitas dan hak asasi manusia dalam menangani kejahatan jalanan.

NARASIDEMOKRASI – Komisioner Kompolnas Irjen Pol (Purn) Ida Oetari Poernamasasi mengingatkan agar penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan jalanan tetap dilakukan secara profesional dan menghormati hak asasi manusia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat konferensi pers pengungkapan 127 kasus kejahatan jalanan oleh Polda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Ida, tindakan tegas terhadap pelaku kriminal memang diperlukan demi menjaga keamanan masyarakat. Namun seluruh prosesnya harus tetap berada dalam koridor hukum.

Baca Juga :  BI Bengkulu Perkuat Edukasi QRIS, Transaksi Digital Tak Cukup Hanya Praktis

“Kompolnas ingin memastikan bahwa penegakan hukum yang dilakukan terhadap para tersangka tetap menjunjung tinggi aturan yang berlaku. Proses hukum harus profesional, terukur, dan menghormati hak asasi manusia,” tegas Ida.

Ia menjelaskan, penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian harus mengacu pada aturan yang berlaku, termasuk Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009

Selain itu, Ida juga menyoroti penanganan tersangka yang masih berstatus anak. Ia meminta proses hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dilakukan sesuai aturan perlindungan anak.

Baca Juga :  Sertijab PJU Polri dan Kapolda, Kapolri  Targetkan Penguatan Pelayanan dan Profesionalitas

Menurutnya, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) harus dilibatkan apabila ditemukan tersangka di bawah umur.

“Ini penting untuk dipastikan, khususnya apabila ada tersangka yang masih anak. Prosesnya harus sesuai ketentuan perlindungan anak,” katanya.

Kompolnas berharap penegakan hukum yang dilakukan kepolisian dapat berjalan tegas namun tetap humanis dan bertanggung jawab.

Berita Terkait

PKN Tolak Pemakzulan Gibran. Gede Pasek; Jaga Hasil Kedaulatan Rakyat
PKN Buka Pintu bagi Capres Alternatif, Siapkan Kendaraan Politik untuk Pemilu 2029
 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima
Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Ditantang Live Bahas Anggaran, DPRD Bengkulu: Kami Paling Siap, Tinggal Eksekutif Mau atau Tidak
Sultan Baktiar dan Panglima Kopassus Bahas Jembatan hingga Sumur Bor untuk Bengkulu
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

PKN Tolak Pemakzulan Gibran. Gede Pasek; Jaga Hasil Kedaulatan Rakyat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:27 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah

Berita Terbaru