BENGKULUBAROMETER – DPC PERBASI Kota Bengkulu memilih tidak menunggu kepastian pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Bengkulu. Organisasi bola basket itu justru mengambil langkah sendiri dengan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tim Popda yang dirangkaikan dengan Wali Kota Cup 2026.
Keputusan tersebut diambil untuk menjaga keberlangsungan pembinaan atlet muda yang selama berbulan-bulan telah menjalani latihan. Menurut Ketua DPC PERBASI Kota Bengkulu, Jhony Pranata, para atlet tidak boleh menjadi korban ketidakjelasan agenda kompetisi.
“Tim Popda sudah berlatih lima sampai enam bulan. Beberapa kabupaten juga sudah siap. Kami kasihan dengan pembinaan anak-anak basket kalau terus menunggu,” kata Jhony, Minggu (12/7/2026).
Wali Kota Cup sendiri merupakan agenda tahunan PERBASI Kota Bengkulu yang memperebutkan Piala Wali Kota. Tahun ini, kejuaraan tersebut dipadukan dengan Kejurda Tim Popda sebagai solusi agar pembinaan atlet tetap berjalan.
Menurut Jhony, penyelenggaraan Kejurda dilakukan melalui kerja sama antara PERBASI Kota Bengkulu dan PERBASI Provinsi Bengkulu. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan ruang kompetisi bagi atlet pelajar meski Popda belum memiliki kepastian jadwal.
Kejurda hanya diperuntukkan bagi atlet kelahiran tahun 2009 yang tergabung dalam tim Popda kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Hingga pertengahan Juli, sekitar delapan kabupaten dan kota telah menyatakan kesiapan mengikuti kejuaraan.
Pendaftaran masih dibuka hingga akhir bulan. Setelah itu panitia akan melakukan finalisasi peserta sekaligus penyusunan jadwal pertandingan.
Selain mempersiapkan pertandingan, panitia juga terus menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan. Jhony menyebut kesiapan panitia telah mencapai sekitar 70 persen, sementara tim basket Kota Bengkulu telah memasuki tahap akhir latihan.
Ia memastikan seluruh perangkat pertandingan akan dipersiapkan sesuai standar agar kompetisi berjalan lancar sekaligus menjadi ajang evaluasi kemampuan atlet sebelum menghadapi kejuaraan yang lebih besar.
Jhony juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bengkulu, Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta Dinas Pemuda dan Olahraga yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Melalui Kejurda ini, PERBASI berharap pembinaan atlet tidak terhenti hanya karena belum adanya kepastian penyelenggaraan Popda. Kompetisi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga motivasi atlet sekaligus mengukur hasil latihan yang telah dilakukan selama berbulan-bulan.
Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), PERBASI berharap pemerintah semakin memperhatikan pembinaan seluruh cabang olahraga agar prestasi atlet Bengkulu terus meningkat.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius








