NARASIDEMOKRASI – Rencana keberangkatan 120 jemaah umrah asal Bengkulu melalui BST Travel Bengkulu harus tertunda, Minggu (06/9/2026).
Para jemaah sedianya terbang dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu menuju Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan untuk menunaikan ibadah umrah.
Namun, rencana tersebut harus ditunda menyusul terganggunya operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
Pimpinan BST Travel Bengkulu Haji dan Umroh, Hj. Demi Pusrini, membenarkan adanya penundaan keberangkatan tersebut.
Menurutnya, seluruh penerbangan dari Bengkulu yang akan membawa rombongan jemaah menuju Jakarta mengalami pembatalan atau penjadwalan ulang.
“Alhamdulillah, hari ini kami dijadwalkan berangkat dari Bengkulu sebanyak 120 jemaah umrah ke Jakarta. Tapi qadarullah, semua pesawat dari Bengkulu hari ini dibatalkan atau mungkin di-reschedule,” kata Demi Pusrini.
Hingga Minggu siang, pihak maskapai belum memberikan kepastian terkait jadwal keberangkatan pengganti. Jemaah masih menunggu informasi apakah penerbangan dapat dilakukan pada Senin atau Selasa.
“Belum tahu apakah besok atau lusa. Pihak maskapai juga belum memastikan kapan kita akan dijadwalkan berangkat kembali,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihak travel sempat menawarkan opsi perjalanan melalui jalur darat menuju Jakarta kepada para jemaah. Jika memilih jalur darat, rombongan direncanakan berangkat pada Minggu sore.
Namun, setelah berdiskusi dengan seluruh jemaah, opsi perjalanan melalui jalur darat tidak dipilih. Para jemaah sepakat menunggu kepastian jadwal penerbangan dari maskapai.
“Kami memberikan solusi kepada jemaah, apakah melalui jalur darat sore nanti berangkat atau menunggu penjadwalan ulang dari pihak maskapai. Karena jumlah jemaah cukup banyak, akhirnya semuanya memutuskan untuk menunggu sampai mendapatkan jadwal yang pas,” jelas Demi.
Selama menunggu kepastian penerbangan, BST Travel Bengkulu memastikan seluruh jemaah akan difasilitasi tempat beristirahat.
“Seluruh jemaah akan kami bawa dan tempatkan di hotel yang ada di Bengkulu,” pungkasnya.









