BTPN Syariah Jaga Kualitas Pembiayaan, Laba Semester I 2026 Capai Rp655 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI –  PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) memasuki usia ke-12 dengan menjaga kinerja bisnis tetap positif. Hingga semester pertama 2026, bank syariah yang fokus melayani masyarakat ultra mikro itu membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar, ditopang oleh kualitas pembiayaan yang tetap sehat dan pertumbuhan penyaluran pembiayaan.

Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad, mengatakan kualitas pembiayaan menjadi fondasi utama pertumbuhan bank. Menurut dia, kualitas tersebut tidak hanya mencerminkan kesehatan bisnis perusahaan, tetapi juga menunjukkan meningkatnya kemampuan nasabah dalam mengelola usaha mereka.

“Memasuki tahun ke-12, kami akan terus memperkokoh fondasi melalui kualitas pembiayaan yang sehat serta bertumbuh lebih beragam melalui pengembangan inisiatif baru bagi nasabah kami. Kami percaya, semakin besar dampak yang kami hadirkan bagi nasabah, semakin kuat pula pertumbuhan berkelanjutan yang dapat kami ciptakan,” kata Fachmy.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, total aset BTPN Syariah mencapai Rp23 triliun, atau tumbuh sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penyaluran pembiayaan mencapai Rp11 triliun, meningkat 9 persen secara tahunan.

Baca Juga :  Komunitas Driver Online Menuju kekuatan Sosial Baru Di Bengkulu

Pertumbuhan tersebut diikuti dengan rasio keuangan yang tetap kuat. Bank mencatat Return on Asset (RoA) sebesar 7,2 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 58,7 persen, menunjukkan kondisi permodalan yang tetap kokoh.

BTPN Syariah menilai keberhasilan menjaga kualitas pembiayaan tidak lepas dari pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan kepada nasabah. Selama 12 tahun terakhir, bank ini tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga membangun kapasitas pelaku usaha ultra mikro melalui pembinaan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).

Pendampingan tersebut menjadi bekal bagi nasabah agar mampu mengembangkan usaha sekaligus bertahan menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Selain mempertahankan bisnis inti, BTPN Syariah juga mulai memperluas sumber pertumbuhan melalui pengembangan pembiayaan di luar model komunitas. Langkah ini dilakukan dengan membuka pembiayaan individu serta pembiayaan kepada lembaga nonkeuangan.

Baca Juga :  Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, Aktivis Tolak Tambang

Strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi bisnis bank sekaligus menciptakan pertumbuhan yang lebih beragam dan berkelanjutan di masa mendatang.

Sebagai satu-satunya bank syariah yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menempatkan perempuan prasejahtera produktif sebagai sasaran utama layanan. Bank meyakini, ketika perempuan memiliki akses pembiayaan dan pendampingan usaha, dampaknya akan langsung dirasakan oleh keluarga.

Saat ini, BTPN Syariah memiliki sekitar 14.500 karyawan, dengan 94 persen di antaranya perempuan. Jaringan pemberdayaan bank telah menjangkau sekitar 7 juta nasabah, dengan 3,81 juta nasabah aktif yang tersebar di 247 ribu komunitas di 2.650 kecamatan pada 26 provinsi di Indonesia.

Melalui pendekatan tersebut, BTPN Syariah berharap dapat terus memperluas akses keuangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat inklusi secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Sultan Dorong Penguatan SDM Maritim, KMO University Buka Peluang Kuliah Gratis bagi Anak Muda Indonesia
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Dinamis, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kewaspadaan
Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:13 WIB

Sultan Dorong Penguatan SDM Maritim, KMO University Buka Peluang Kuliah Gratis bagi Anak Muda Indonesia

Jumat, 11 September 2026 - 14:50 WIB

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Dinamis, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Berita Terbaru