Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, Aktivis Tolak Tambang

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 22:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Ancaman abrasi di Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, semakin nyata. Pengikisan pantai yang terus terjadi membuat wilayah pesisir ini diperkirakan akan tenggelam dalam 20 hingga 30 tahun mendatang jika tidak ada penanganan serius dari pemerintah.

Kondisi ini disoroti oleh puluhan aktivis lingkungan bersama pelajar dan mahasiswa yang menggelar aksi bentang spanduk bertuliskan “Pulihkan Pondok Kelapa, Bengkulu Menolak Tenggelam”, Senin 26 Januari 2026.

Koordinator Walhi Bengkulu, Dodi Faisal, menyebut abrasi yang terjadi bukan lagi sekadar ancaman, melainkan sudah berdampak langsung pada kehidupan warga.

Baca Juga :  Menjawab Polemik Warga, PT Bio Teknologi Pastikan Legalitas Lengkap

“Ratusan kepala keluarga terancam kehilangan rumah, kebun, dan sumber penghidupan. Sekolah dan masjid juga bisa hilang jika abrasi terus dibiarkan,” ujarnya.

Menurut Dodi, abrasi di Pondok Kelapa merupakan bagian dari krisis yang lebih luas di sepanjang pesisir Bengkulu. Dari Kabupaten Kaur hingga Mukomuko, abrasi telah merusak banyak wilayah pantai.

Baca Juga :  Pelindo Pastikan Rantai Pasok Lancar, Wakapolda Bengkulu Tinjau Keamanan Pulau Baai

Dodi menegaskan bahwa penanganan abrasi tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Harus ada kebijakan tata ruang yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan.

“Wilayah pesisir harus diprioritaskan dalam pembangunan. Jangan justru dikorbankan,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah memasukkan aspek perubahan iklim dalam kebijakan RTRW agar pembangunan tidak memperparah kerusakan alam.

Di beberapa titik, garis pantai mundur puluhan meter. Kebun kelapa yang dulunya berada jauh dari laut kini sudah tenggelam sepenuhnya.

Berita Terkait

Solar Subsidi untuk Nelayan Bengkulu Dipastikan Cukup, Disalurkan Lewat Lima SPDN
Panggil 100 Yayasan, DPRD Bengkulu Pastikan Perlindungan Guru Swasta
Tahun Depan Layanan Dukcapil Kembali di MPP, Warga Punya Dua Pilihan Lokasi
KUR dan UMi Jangkau 54 Ribu Debitur, MBG Libatkan 1.094 Pemasok Lokal Bengkulu
Sembilan Nilai Antikorupsi, Kejati Bengkulu Dorong Aparatur Bergerak dari Pemahaman ke Tindakan
Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu
Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:30 WIB

Solar Subsidi untuk Nelayan Bengkulu Dipastikan Cukup, Disalurkan Lewat Lima SPDN

Senin, 2 November 2026 - 21:15 WIB

Panggil 100 Yayasan, DPRD Bengkulu Pastikan Perlindungan Guru Swasta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Tahun Depan Layanan Dukcapil Kembali di MPP, Warga Punya Dua Pilihan Lokasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:51 WIB

KUR dan UMi Jangkau 54 Ribu Debitur, MBG Libatkan 1.094 Pemasok Lokal Bengkulu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu

Berita Terbaru