Hari Terakhir Persit Bisa 2 Makin Meriah, Batik ChaCha Mentari Diserbu Pengunjung

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Hari ketiga sekaligus penutupan acara Persit Bisa 2 berlangsung semakin meriah dan penuh antusiasme. Sejak pagi, area pameran dipadati pengunjung yang datang untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM hingga mengikuti rangkaian acara hiburan dan edukasi yang telah disiapkan panitia.

Di tengah ramainya kegiatan, booth Batik ChaCha Mentari tetap menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. UMKM binaan Persit Kodim 0409/Rejang Lebong itu terus ramai didatangi pecinta batik yang tertarik dengan motif khas serta kualitas kain yang nyaman digunakan.

Beragam koleksi batik yang dipamerkan berhasil menarik minat masyarakat. Bahkan, banyak pengunjung mengaku sengaja datang kembali untuk membeli produk Batik ChaCha Mentari setelah melihat langsung kualitas dan desainnya pada hari sebelumnya.

Tidak hanya menawarkan produk berkualitas, suasana hangat di booth juga menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung terlihat nyaman saat berinteraksi dengan penjaga stand yang aktif menjelaskan makna motif hingga proses pembuatan batik tersebut.

Penjualan Batik ChaCha Mentari pun disebut sangat memuaskan selama tiga hari pelaksanaan acara. Hampir setiap pengunjung yang datang tampak tertarik membawa pulang produk batik khas yang ditampilkan.

Selain pameran UMKM, hari terakhir Persit Bisa 2 juga diisi berbagai kegiatan menarik dan inspiratif. Salah satunya talkshow dari Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF) yang membahas peluang pengembangan industri kreatif dan strategi UMKM menghadapi persaingan pasar.

Baca Juga :  BPKP Apresiasi Langkah Gubernur Bengkulu Perbaiki Tata Kelola Keuangan

Talkshow tersebut mendapat perhatian besar dari peserta dan pelaku usaha. Banyak pengunjung terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan karena dinilai memberikan wawasan baru tentang inovasi usaha dan pengembangan produk lokal.

Kemeriahan acara juga semakin terasa dengan digelarnya pemilihan busana terbaik bagi para pengunjung. Berbagai gaya busana tampil memikat, mulai dari nuansa tradisional hingga modern yang dipadukan secara kreatif.

Ajang ini menjadi hiburan tersendiri bagi pengunjung sekaligus bentuk apresiasi terhadap kreativitas masyarakat dalam berbusana. Para peserta yang tampil percaya diri pun sukses mencuri perhatian di area pameran.

Salah satu momen yang paling dinantikan dalam acara tersebut adalah fashion show para ibu ketua daerah. Dalam penampilan itu, masing-masing tampil anggun mengenakan busana khas Nusantara yang mencerminkan identitas budaya daerahnya.

Setiap busana yang diperagakan memiliki keunikan tersendiri, baik dari sisi motif, warna hingga aksesori yang digunakan. Penonton tampak terpukau menyaksikan keberagaman budaya Indonesia yang ditampilkan di atas panggung.

Baca Juga :  Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat

Penampilan memukau juga datang dari Ketua Persit daerah, Ibu Asti Kristomei, yang tampil penuh percaya diri mengenakan kain tapis khas Lampung. Busana tersebut memancarkan kesan elegan dengan detail sulaman emas yang menjadi ciri khas budaya Lampung.

Penampilan itu mendapat sambutan meriah dari para penonton. Banyak pengunjung memberikan apresiasi atas keindahan busana serta cara pembawaan yang anggun saat berada di atas panggung.

Fashion show tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat luas. Keberagaman budaya yang ditampilkan menjadi bukti bahwa warisan Nusantara memiliki nilai tinggi yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Suasana semakin semarak saat acara memasuki closing ceremony. Penampilan tari rampak gendang dari Kopassus sukses memukau seluruh pengunjung yang hadir. Gerakan yang kompak dipadukan dengan irama energik membuat suasana penutupan berlangsung meriah dan penuh semangat.

Secara keseluruhan, hari terakhir Persit Bisa 2 berjalan sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung. Antusiasme masyarakat, ramainya booth UMKM, hingga rangkaian acara kreatif menjadikan kegiatan ini sebagai ajang promosi budaya dan produk lokal yang sangat berkesan.

Berita Terkait

PKN Tolak Pemakzulan Gibran. Gede Pasek; Jaga Hasil Kedaulatan Rakyat
PKN Buka Pintu bagi Capres Alternatif, Siapkan Kendaraan Politik untuk Pemilu 2029
 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima
Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Ditantang Live Bahas Anggaran, DPRD Bengkulu: Kami Paling Siap, Tinggal Eksekutif Mau atau Tidak
Sultan Baktiar dan Panglima Kopassus Bahas Jembatan hingga Sumur Bor untuk Bengkulu
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

PKN Tolak Pemakzulan Gibran. Gede Pasek; Jaga Hasil Kedaulatan Rakyat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:27 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah

Berita Terbaru