Polisi Dalami Barang Bukti dan Ponsel Terduga KKB Intan Jaya, Jaringan Kelompok Bersenjata Diburu

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Pengamanan terhadap terduga anggota KKB berinisial EK (18) membuka peluang baru bagi aparat keamanan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata yang beroperasi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Saat diamankan oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, petugas turut menyita sejumlah barang bukti yang kini menjadi fokus penyidikan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan barang bukti yang diamankan meliputi sejumlah dokumen, uang tunai, dan dua unit telepon genggam.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Bantu Warga Pedalaman Papua Lewat Pelayanan Kesehatan dan Bantuan Sosial

Menurut Yusuf, seluruh barang bukti tersebut sedang menjalani proses pemeriksaan dan analisis forensik untuk mengetahui kemungkinan keterkaitannya dengan aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Intan Jaya.

“Analisis terhadap perangkat komunikasi dan dokumen yang ditemukan menjadi bagian penting untuk mengungkap jaringan kelompok tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain,” ujarnya.

Penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap EK. Polisi belum menyimpulkan secara final hasil pemeriksaan karena seluruh informasi masih dalam proses verifikasi.

Baca Juga :  Dari Tuntutan Miliaran Rupiah hingga Vonis Bebas, Kasus Tol Bengkulu Belum Berakhir 

Namun dari hasil pendalaman awal, EK diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah aksi gangguan keamanan yang pernah terjadi di Intan Jaya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa setiap langkah penegakan hukum dilakukan secara profesional dan terukur.

Menurutnya, pengungkapan jaringan kelompok bersenjata memerlukan proses penyelidikan yang mendalam agar seluruh fakta dapat terungkap secara utuh.

“Setiap informasi yang diperoleh dari hasil pemeriksaan akan didalami secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Berita Terkait

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa
Pengadaan AVR PLTA Musi Disorot, Transaksi Rp15 Miliar PT Emerson-Austindo Tanpa Kontrak
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima
Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Ditantang Live Bahas Anggaran, DPRD Bengkulu: Kami Paling Siap, Tinggal Eksekutif Mau atau Tidak
Sultan Baktiar dan Panglima Kopassus Bahas Jembatan hingga Sumur Bor untuk Bengkulu
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pengadaan AVR PLTA Musi Disorot, Transaksi Rp15 Miliar PT Emerson-Austindo Tanpa Kontrak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:27 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB