Simulasi Pembebasan Wilayah, Kopassus Tunjukkan Kesiapan Jaga NKRI dari Ancaman Separatis

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Latihan yang digelar Batalyon 13 Grup 1 Kopassus di Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu, bukan sekadar atraksi militer. Di balik aksi penerjunan pasukan dan simulasi pertempuran, terdapat pesan penting mengenai kesiapan TNI menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komandan Grup 1 Kopassus Brigjen TNI Nashrul Fathurrohman menjelaskan bahwa latihan tersebut mensimulasikan operasi pembebasan wilayah yang dikuasai kelompok separatis. Dalam skenario yang diperagakan, pasukan Kopassus diterjunkan dari udara untuk melakukan infiltrasi dan merebut kembali wilayah yang dikuasai pihak yang ingin memisahkan diri dari NKRI.

“Latihan ini menggambarkan bagaimana pasukan Kopassus bergerak untuk membebaskan wilayah yang dikuasai kelompok separatis melalui operasi infiltrasi udara menggunakan terjun payung,” jelas Nashrul.

Dalam simulasi tersebut, pasukan diterjunkan dari pesawat menuju titik sasaran sebelum melaksanakan operasi penyergapan. Seluruh tahapan latihan dilakukan sesuai standar operasi yang berlaku dalam misi sesungguhnya.

Baca Juga :  Solusi Tata Ruang Kota untuk Mengatasi Kemacetan di Kota Metropolitan

Latihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit. Sebagai satuan elite TNI AD, Kopassus dituntut selalu siap menghadapi berbagai bentuk ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan negara.

Ribuan warga yang menyaksikan kegiatan tersebut terlihat antusias mengikuti setiap tahapan latihan. Banyak masyarakat mengaku baru pertama kali melihat secara langsung simulasi operasi militer yang melibatkan penerjunan pasukan dan skenario tempur.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai edukasi yang tinggi. Menurutnya, masyarakat dapat memahami bahwa menjaga kedaulatan negara membutuhkan kesiapan, disiplin, dan kemampuan yang terus diasah.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana TNI mempersiapkan diri menghadapi berbagai ancaman terhadap negara,” ujarnya.

Baca Juga :  BPKP Apresiasi Langkah Gubernur Bengkulu Perbaiki Tata Kelola Keuangan

Selain meningkatkan kemampuan tempur, latihan juga menjadi sarana pengenalan wilayah bagi prajurit Kopassus. Dengan memahami kondisi geografis dan karakteristik daerah, pasukan akan lebih siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam operasi sebenarnya.

Latihan di Bengkulu juga memperlihatkan bahwa TNI terus melakukan pembinaan kemampuan secara berkelanjutan. Modernisasi alat, peningkatan kemampuan personel, dan latihan yang realistis menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan pertahanan negara.

Bagi masyarakat Bengkulu, kehadiran latihan ini menjadi kesempatan langka untuk melihat langsung profesionalisme pasukan elite Indonesia. Tidak hanya menghadirkan tontonan menarik, kegiatan tersebut juga memperkuat rasa bangga terhadap kemampuan TNI dalam menjaga NKRI.

Melalui latihan ini, Kopassus menegaskan komitmennya untuk selalu siap menjalankan tugas negara. Simulasi yang ditampilkan menjadi gambaran nyata bahwa pertahanan negara terus diperkuat demi menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia.

Berita Terkait

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Pemprov Bengkulu Tunggu Regulasi Pusat soal Penyaluran Bansos Lewat Kopdes
BI Bengkulu Perkuat Edukasi QRIS, Transaksi Digital Tak Cukup Hanya Praktis
Istri Ketua SAAF Tempuh Jalur Hukum, Perjuangkan Hak Diri dan Anak
Kuasa Hukum CV Pupuk Apresiasi Vonis Hakim, Sebut Unsur Pidana Terbukti
BTPN Syariah Jaga Kualitas Pembiayaan, Laba Semester I 2026 Capai Rp655 Miliar
Kaesang Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029 Dimulai
Saksi Ahli Terdakwa Justru Ungkap Fakta yang Menguatkan Dugaan Fraud di CV Pupuk
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 1 September 2026 - 15:54 WIB

Pemprov Bengkulu Tunggu Regulasi Pusat soal Penyaluran Bansos Lewat Kopdes

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:30 WIB

BI Bengkulu Perkuat Edukasi QRIS, Transaksi Digital Tak Cukup Hanya Praktis

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Istri Ketua SAAF Tempuh Jalur Hukum, Perjuangkan Hak Diri dan Anak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kuasa Hukum CV Pupuk Apresiasi Vonis Hakim, Sebut Unsur Pidana Terbukti

Berita Terbaru