Satpol PP Bengkulu Pilih Pendekatan Kemanusiaan Tangani ODGJ yang Resahkan Pasar Minggu

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AMANKAN: Satpol PP Kota Bengkulu menangani ODGJ yang meresahkan warga Pasar Minggu dengan pendekatan kemanusiaan. Pasien kini dirawat di RSKJ Lingkar Barat untuk penanganan lebih lanjut. (JUMAT-15-05-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

AMANKAN: Satpol PP Kota Bengkulu menangani ODGJ yang meresahkan warga Pasar Minggu dengan pendekatan kemanusiaan. Pasien kini dirawat di RSKJ Lingkar Barat untuk penanganan lebih lanjut. (JUMAT-15-05-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

NARSIDEMOKRASI – Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan masyarakat di kawasan Pasar Minggu Kota Bengkulu dilakukan Satpol PP dengan pendekatan kemanusiaan.

ODGJ berinisial ‘J’ yang sempat membuat warga takut karena membawa kayu dan mengancam pengunjung pasar akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Lingkar Barat untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang mengatakan, langkah tersebut dilakukan bukan hanya untuk menjaga ketertiban umum, tetapi juga demi memastikan yang bersangkutan memperoleh perawatan yang layak.

“Kita jemput dan kita bawa ke rumah sakit jiwa supaya ditangani dengan baik di sana,” kata Sahat, Jumat (15/05/2026).

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula ketika seorang ibu selesai berbelanja di Pasar Minggu dan hendak pulang menggunakan sepeda motor.

Namun secara tiba-tiba, ODGJ berinisial ‘J’ mengarahkan kayu ke arah korban hingga membuat warga sekitar panik.

“Tindakan itu tentu membuat masyarakat takut dan tidak nyaman,” ujarnya.

Menurut Sahat, keberadaan ODGJ di tempat umum memang perlu penanganan khusus karena selain berpotensi mengganggu ketertiban, kondisi kesehatan mereka juga membutuhkan perhatian serius.

Baca Juga :  Sekda Bengkulu Sentil Evaluasi Pemda: Jangan Sekadar Kejar Angka

Karena itu, Satpol PP memilih membawa yang bersangkutan ke fasilitas kesehatan dibanding melakukan tindakan lain.

“Kita ingin yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang tepat,” katanya.

Ia menilai tindakan yang dilakukan pria tersebut cukup membahayakan karena dapat melukai orang lain apabila tidak segera ditangani.

“Kalau kayu itu sampai mengenai wajah korban tentu bisa berbahaya,” jelasnya.

Meski tidak mengalami luka serius, korban disebut sempat mengalami bekas kemerahan akibat insiden tersebut.

“Korban tidak luka berat, cuma ada bekas merah,” tambah Sahat.

Ia mengungkapkan, kejadian serupa sebenarnya sudah pernah terjadi beberapa kali sejak awal Mei. Namun karena kembali terulang dan memicu keresahan masyarakat, Satpol PP memutuskan untuk segera bertindak.

“Sebelumnya memang sudah ada kejadian sekitar tanggal satu dan tanggal 10 Mei,” ungkapnya.

Sahat mengatakan, setelah menerima laporan warga dan melihat video kejadian, pihaknya langsung melakukan penjemputan terhadap ‘J’.

Saat ini, ODGJ tersebut sudah berada di RSKJ Lingkar Barat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis

Baca Juga :  Dorong Ketahanan Pangan, Bupati Teddy Rahman Letakkan Batu Pertama Opla Non Rawah

Menurut Sahat, pendekatan kemanusiaan menjadi langkah penting dalam menangani ODGJ karena mereka juga membutuhkan perlindungan dan perhatian dari pemerintah maupun masyarakat.

Ia berharap masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menemukan ODGJ yang berkeliaran dan mengganggu ketertiban umum.

Sebaliknya, warga diminta segera melapor kepada pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan manusiawi.

“Kami berharap masyarakat bisa melapor supaya cepat ditangani,” ujarnya.

Satpol PP Kota Bengkulu juga memastikan akan terus melakukan pemantauan di sejumlah kawasan ramai seperti pasar dan pusat keramaian lainnya untuk menjaga keamanan masyarakat.

Dengan penanganan yang tepat di rumah sakit jiwa, pihaknya berharap kondisi ‘J’ dapat berangsur membaik sehingga tidak lagi meresahkan warga di kawasan Pasar Minggu.

“Harapan kita beliau membaik dan masyarakat juga kembali nyaman,” tutup Sahat.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap persoalan kesehatan jiwa sekaligus perlunya kerja sama semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB