SMPN 19 Bengkulu Menunggu Uluran Tangan Pusat, Revitalisasi Capai Rp2 Miliar

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Puing-puing bangunan hangus kini menyelimuti SMP Negeri 19 Kota Bengkulu. Pasca insiden kebakaran hebat beberapa waktu lalu, aktivitas belajar-mengajar di sekolah ini menjadi kurang aktif. Tak tanggung-tanggung, si jago merah menyapu bersih delapan lokal bangunan meliputi tujuh ruang kelas tempat siswa menimba ilmu serta satu unit gudang.

Menanggapi situasi darurat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu bergerak cepat. Demi mengembalikan senyum para siswa dan memulihkan ruang kelas mereka, Disdikbud resmi mengetuk pintu Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengajukan proposal revitalisasi.

Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengakatan bahwa langkah penyelamatan fisik sekolah tersebut sudah mulai berjalan. Berdasarkan kalkulasi di lapangan, biaya pemulihan total fasilitas yang terbakar dinilai tidak sedikit.
“Kami sudah mengajukan proposal kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk revitalisasi delapan lokal yang terbakar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu,” kata Ilham, Senin (17/07/2026).

Baca Juga :  Nongkrong Sambil Kenal Budaya, CFN Belungguk Point Jadi Kelas Terbuka Gen Z

Ia juga menjelaskan, dari beberapa kerusakan yang ada di sekolah tersebut, dibutuhkan revitalisasi sebesar dua miliar.

“Jika dihitung dari tingkat kerusakan dan kerugian yang dialami, kebutuhan anggaran untuk revitalisasi diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar,” jelasnya.

Angka tersebut menjadi tumpuan utama agar ruang-ruang kelas yang kini menyisakan arang bisa berdiri kokoh kembali.

Baca Juga :  Bunda PAUD Bengkulu Turun Tangan Awasi Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah

Sehingga, lanjut Ilham, ia menaruh harapan besar agar Kemendikdasmen dapat memprioritaskan bantuan ini sehingga masa-masa keprihatinan siswa SMPN 19 Bengkulu tidak berlangsung berlarut-larut.

“Kami sangat berharap revitalisasi ini bisa segera dimulai. Bantuan ini penting agar kegiatan belajar-mengajar kembali normal dan para siswa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” pungkas Ilham.

Sembari menunggu sinyal hijau dan kucuran dana dari pemerintah pusat, Disdikbud memastikan akan terus mengawal proses ini. Di sisi lain, pihak sekolah dituntut memutar otak untuk mencari skema pembelajaran sementara, memastikan hak belajar para murid tetap terpenuhi di tengah keterbatasan sarana.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Pemkab Bengkulu Tengah Tanam 1.000 Mangrove, Perkuat Benteng Alami Pesisir dari Ancaman Abrasi
Helmi Hasan dan Ombudsman RI Perkuat Sinergi, Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Bengkulu
Targetkan 67 Kelurahan Masuk Program Binaan Imigrasi, Pemkot Bengkulu Perkuat Pencegahan TPPO
Data Akurat Jadi Kunci, BPS Ajak Pelaku UMKM Bengkulu Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi
BKD Bengkulu Tegaskan Peserta Absen Otomatis Gugur dari Seleksi Karo Hukum
Akui Pakai Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Jaksa Nilai Latifa Terbukti Gelapkan Dana Perusahaan, Tuntut 4,5 Tahun Penjara
JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Pemkab Bengkulu Tengah Tanam 1.000 Mangrove, Perkuat Benteng Alami Pesisir dari Ancaman Abrasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:20 WIB

Helmi Hasan dan Ombudsman RI Perkuat Sinergi, Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Bengkulu

Senin, 27 Juli 2026 - 20:22 WIB

SMPN 19 Bengkulu Menunggu Uluran Tangan Pusat, Revitalisasi Capai Rp2 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 19:51 WIB

Targetkan 67 Kelurahan Masuk Program Binaan Imigrasi, Pemkot Bengkulu Perkuat Pencegahan TPPO

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Data Akurat Jadi Kunci, BPS Ajak Pelaku UMKM Bengkulu Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi

Berita Terbaru