Satgas Haji Polri Bongkar Praktik Haji Ilegal, Kerugian Korban Capai Rp10 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Haji Polri menangani 11 kasus haji ilegal dengan 13 tersangka dan kerugian korban mencapai Rp10 miliar menjelang musim haji 2026.

Satgas Haji Polri menangani 11 kasus haji ilegal dengan 13 tersangka dan kerugian korban mencapai Rp10 miliar menjelang musim haji 2026.

NARASIDEMOKRASI – Satgas Haji dan Umrah Polri terus memperketat pengawasan terhadap praktik haji non-prosedural yang merugikan masyarakat Indonesia.

Hingga Mei 2026, Subsatgas Gakkum Satgas Haji dan Umrah Polri tercatat telah menangani 11 laporan polisi dan 21 laporan informasi terkait dugaan penipuan keberangkatan haji ilegal.

Dari kasus tersebut, polisi menetapkan 13 tersangka dengan jumlah korban mencapai 320 orang. Total kerugian masyarakat diperkirakan mencapai Rp10.025.000.000.

Ia menjelaskan, langkah tegas tersebut dilakukan demi melindungi masyarakat dari praktik keberangkatan ilegal yang semakin marak menjelang musim haji.

Baca Juga :  Wamen Viva Yoga Ingatkan Kader HMI: Jangan Jadi “Kayu Bakar” Politik, Independensi Harus Dijaga

Selain mengusut kasus hukum, Satgas Haji Polri juga berhasil mencegah keberangkatan 32 warga negara Indonesia yang hendak berangkat menggunakan jalur non-prosedural.

Pencegahan itu dilakukan agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan maupun masalah hukum di Arab Saudi akibat penggunaan visa yang tidak sesuai aturan.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo melakukan pertemuan dengan jajaran Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi di Riyadh untuk memperkuat koordinasi perlindungan jemaah Indonesia.

Baca Juga :  Pengukuhan Sasaka Nusantara DPD Istimewa Jeddah Digelar Februari 2026, Ini Daftar Lengkap Pengurusnya

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah RI terus memperkuat pengawasan di dalam negeri.

“Polri terus melakukan pengawasan untuk mencegah keberangkatan non-prosedural dan melindungi masyarakat dari praktik penipuan,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran haji murah atau keberangkatan instan tanpa prosedur resmi karena berisiko besar menimbulkan kerugian.

Polri memastikan penegakan hukum terhadap pelaku penipuan haji akan terus dilakukan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Berita Terkait

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima
Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Ditantang Live Bahas Anggaran, DPRD Bengkulu: Kami Paling Siap, Tinggal Eksekutif Mau atau Tidak
Sultan Baktiar dan Panglima Kopassus Bahas Jembatan hingga Sumur Bor untuk Bengkulu
Utak-Atik APBD Perubahan 2026 Bengkulu, Kejar Program yang Belum Terpenuhi
Sultan Dorong Penguatan SDM Maritim, KMO University Buka Peluang Kuliah Gratis bagi Anak Muda Indonesia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:27 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ditantang Live Bahas Anggaran, DPRD Bengkulu: Kami Paling Siap, Tinggal Eksekutif Mau atau Tidak

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB