Presiden Prabowo Instruksikan Produksi Pupuk Murah dan Siapkan 2.000 SDM Unggul Nasional

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran kabinet Merah Putih di Kertanegara, Jakarta, Kamis (16/10/25) (foto: BPMI Setpres/Cahyo/situs presidenri.go.id)

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran kabinet Merah Putih di Kertanegara, Jakarta, Kamis (16/10/25) (foto: BPMI Setpres/Cahyo/situs presidenri.go.id)

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya, Kertanegara, Jakarta, Kamis (16/10/25), membahas sejumlah agenda strategis nasional di sektor pertanian, ekonomi, dan pendidikan.

Dalam keterangan resmi Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dilansir dari situs presidenri.go.id, disebutkan bahwa Presiden memberikan sejumlah arahan penting kepada para menteri untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperkuat kemandirian ekonomi bangsa.

Dorong Produksi Pupuk Berkualitas Tinggi

Di sektor pertanian, Presiden menugaskan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk segera memproduksi pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.

“Presiden menugaskan Menteri Pertanian untuk segera memproduksi pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau guna meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” jelas Teddy.

Baca Juga :  Disdikbud Linggau Raih Peringkat 2 se-Sumsel Bukti Nyata Peningkatan Kualitas Pendidikan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat sektor pangan dan menekan biaya produksi di tingkat petani.

Optimalkan Devisa Hasil Ekspor

Selain pertanian, perhatian Presiden juga tertuju pada sektor ekonomi dan perbankan. Kepala Negara menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan devisa hasil ekspor (DHE) agar dapat mendorong stabilitas ekonomi nasional.

“Presiden menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan DHE untuk memperkuat cadangan devisa negara dan menjaga stabilitas ekonomi nasional,” lanjut Teddy.

Instruksi tersebut menjadi sinyal kuat bagi sektor keuangan untuk memperkuat tata kelola ekspor dan meningkatkan peran industri domestik dalam menjaga keseimbangan ekonomi.

Fokus pada SDM Strategis Nasional

Di bidang pendidikan, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap mengisi posisi di sektor-sektor strategis nasional.

Baca Juga :  DPR dan Dewan Pers Sepakat Pasal 8 UU Pers Konstitusional, PWI Tekankan Penguatan Implementasi

“Presiden menginstruksikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia agar segera siap bekerja di sektor strategis, baik di BUMN maupun perusahaan swasta nasional,” ungkap Teddy.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat daya saing tenaga kerja nasional sekaligus mendukung transformasi ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.

Dengan arahan di tiga sektor utama, pertanian, ekonomi, dan pendidikan, Presiden Prabowo menegaskan fokus pemerintah dalam memperkuat kemandirian nasional melalui peningkatan produksi, pengelolaan devisa yang efisien, serta pembangunan SDM unggul yang berdaya saing global.

Berita Terkait

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Pemprov Bengkulu Tunggu Regulasi Pusat soal Penyaluran Bansos Lewat Kopdes
BI Bengkulu Perkuat Edukasi QRIS, Transaksi Digital Tak Cukup Hanya Praktis
Istri Ketua SAAF Tempuh Jalur Hukum, Perjuangkan Hak Diri dan Anak
Kuasa Hukum CV Pupuk Apresiasi Vonis Hakim, Sebut Unsur Pidana Terbukti
BTPN Syariah Jaga Kualitas Pembiayaan, Laba Semester I 2026 Capai Rp655 Miliar
Kaesang Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029 Dimulai
Saksi Ahli Terdakwa Justru Ungkap Fakta yang Menguatkan Dugaan Fraud di CV Pupuk
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 1 September 2026 - 15:54 WIB

Pemprov Bengkulu Tunggu Regulasi Pusat soal Penyaluran Bansos Lewat Kopdes

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:30 WIB

BI Bengkulu Perkuat Edukasi QRIS, Transaksi Digital Tak Cukup Hanya Praktis

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Istri Ketua SAAF Tempuh Jalur Hukum, Perjuangkan Hak Diri dan Anak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kuasa Hukum CV Pupuk Apresiasi Vonis Hakim, Sebut Unsur Pidana Terbukti

Berita Terbaru