NARASIDEMOKRASI – Perayaan Natal Oikoumene 2025 di Provinsi Bengkulu berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan ini digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Bengkulu, Kamis (8/1), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ketua Panitia Perayaan Natal Oikoumene 2025, Victor Antonius Saragih Sidabutar, menegaskan bahwa tema Natal tahun ini bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di dalam keluarga. Perayaan Natal Oikoumene 2025 mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.
“Keluarga adalah tempat pertama kita belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan. Dari keluarga inilah nilai tersebut diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Victor dalam sambutannya.
Selain ibadah dan perayaan, acara Natal Oikoumene ini juga diisi dengan penyerahan hibah tanah dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Tanah hibah tersebut berlokasi di Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu, dan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umat serta kegiatan sosial ke depan.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Perayaan Natal Oikoumene yang dinilainya berlangsung sangat meriah dan penuh kebersamaan. Ia menyebut perayaan ini sebagai wujud nyata kerukunan antarumat beragama di Bengkulu.
“Ini sangat luar biasa. Perayaan Natal Oikoumene tahun ini benar-benar terasa meriah dan penuh kekeluargaan,” ujar Helmi Hasan di hadapan para undangan.
Menurut Helmi, tema Natal yang diangkat sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Ia berharap nilai-nilai kasih dan persatuan yang diajarkan dalam Natal dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, saya mengapresiasi suasana gedung ini yang tampak indah dan harmonis. Kerukunan dan kekeluargaan sangat terasa, karena kita hidup bersama di Bumi Merah Putih, Provinsi Bengkulu,” tuturnya.
Perayaan Natal Oikoumene ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan umat Kristiani dari berbagai denominasi. Kehadiran berbagai elemen ini semakin memperkuat pesan bahwa Bengkulu adalah daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap Perayaan Natal Oikoumene tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan lintas agama serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Bengkulu.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









