Lonjakan Harga Jelang Ramadhan, Kapolda Pimpin Satgas Pangan Turun ke Pasar

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pangan Bengkulu memperketat pengawasan harga sembako jelang Ramadhan 2026. Kapolda memastikan kenaikan masih sesuai batas HET dan HAP.

Satgas Pangan Bengkulu memperketat pengawasan harga sembako jelang Ramadhan 2026. Kapolda memastikan kenaikan masih sesuai batas HET dan HAP.

NARASIDEMOKRASI – Menjelang Ramadhan, pergerakan harga bahan pokok di Bengkulu menjadi perhatian serius aparat. Pada H-1 Ramadhan 2026, Kapolda Bengkulu Mardiyono memimpin langsung pengawasan di Pasar Minggu Kota Bengkulu.

Langkah ini dilakukan bersama Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan, Bulog, serta Disperindag Provinsi Bengkulu.

“Hari ini kami turun langsung memastikan tidak ada lonjakan harga di luar ketentuan,” ujar Kapolda.

Data Satgas menunjukkan sejumlah komoditas mengalami kenaikan signifikan. Ayam potong Rp45.000 per kilogram. Daging sapi Rp150.000 per kilogram. Cabai merah keriting Rp50.000–Rp75.000. Bawang merah Rp40.000–Rp60.000 per kilogram.

Baca Juga :  Ombudsman RI Nilai Kinerja RSUD Curup, Layanan Publik dan Tenaga Medis Terus Diperkuat

Meski demikian, harga minyak goreng Minyakita masih Rp15.500 per liter. Gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Kapolda menegaskan kenaikan ini masih dalam kategori wajar karena meningkatnya permintaan masyarakat.

“Setiap menjelang Ramadhan, konsumsi naik. Itu hukum pasar. Tapi tetap harus sesuai HET dan HAP,” katanya.

Baca Juga :  Pelindo Bengkulu Cari Solusi Terbaik, Jalan Line 1 Dibenahi Tanpa Abaikan Kepentingan Warga Teluk Sepang

Satgas Pangan kini fokus pada pengawasan distribusi. Aparat akan memantau gudang penyimpanan untuk mencegah penimbunan.

“Kami tidak ingin ada oknum yang memanfaatkan momentum ini,” tegasnya.

Kehadiran aparat di pasar memberi rasa aman bagi pembeli. Seorang ibu rumah tangga mengaku lebih tenang setelah melihat polisi memantau langsung.

“Setidaknya ada yang mengawasi,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap pengawasan rutin ini mampu menekan spekulasi harga dan menjaga daya beli masyarakat.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru