Kejati Bengkulu Tampil Agresif Ungkap Korupsi Triliunan Rupiah

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejati Pamerkan uang Rp 44 M, pemulihan kerugian negara

Kejati Pamerkan uang Rp 44 M, pemulihan kerugian negara

NARASIDEMOKRASI — Kejaksaan Tinggi Bengkulu menunjukkan performa agresif dalam kinerja penindakan korupsi sepanjang 2025. Pada momentum HAKORDIA 2025, Kejati memaparkan capaian yang mencerminkan penguatan kelembagaan dan efektivitas penegakan hukum.

Dalam konferensi pers dipimpin Wakil Kepala Kejati, Dr. Muslikhuddin, dipaparkan bahwa total kerugian negara dari kasus-kasus korupsi sepanjang tahun mencapai Rp 3,39 triliun. Angka ini mencerminkan masifnya indikasi pelanggaran dalam sektor-sektor strategis.

Analisis Kejati menunjukkan bahwa penyelewengan anggaran dan investasi paling banyak terjadi di sektor, pertambangan batubara, perkebunan sawit, investasi pemerintah daerah, keuangan daerah, proyek jalan tol, pengelolaan layanan BUMN.

Baca Juga :  Mars Kota Bengkulu Resmi Jadi Lagu Wajib, Pemkot Tanamkan Semangat Kebersamaan Lewat Musik

Kejati menegaskan bahwa pola korupsi makin terstruktur dan melibatkan berbagai level aktor, sehingga penyidikan dilakukan dengan pendekatan komprehensif. Capaian penting lainnya adalah pemulihan keuangan negara. Sepanjang 2025, Kejati memulihkan aset senilai Rp 1,447 triliun, berupa uang tunai, kendaraan, peralatan proyek, properti, hingga aset perusahaan.

Pameran barang bukti HAKORDIA menampilkan uang tunai Rp 44,09 miliar, menjadi simbol keberhasilan penyidik dalam memastikan negara tidak hanya menjerat pelaku, tetapi juga menyelamatkan aset.

Baca Juga :  Mian Turun Tangan, Gejolak Harga Sawit di Mukomuko Berhasil Diredam

Muslikhuddin menegaskan bahwa Kejati Bengkulu bekerja berdasarkan prinsip akuntabilitas dan standar profesional tinggi. Pemberantasan korupsi ditegakkan secara tegas, terukur, transparan, dan bertanggung jawab.

“Kami tidak hanya menindak, tetapi memastikan kerugian negara kembali. Penegakan hukum harus memberikan dampak langsung,” ujarnya.

Dengan capaian ini, Kejati Bengkulu menunjukkan bahwa mereka kini menjadi institusi yang adaptif dan kuat dalam menghadapi kasus-kasus korupsi berskala besar.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB