NARASIDEMOKRASI – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Pagaruyung, Kecamatan Batiknau, Kabupaten Bengkulu Utara, membawa harapan baru bagi masyarakat, terutama para petani yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi.
Koramil 423-03/Lais jajaran Kodim 0423/BU ikut mendampingi dan mengawasi langsung proses percepatan pembangunan jembatan tersebut pada Rabu, 13 Mei 2026. Pendampingan dilakukan oleh Babinsa Sertu Kariyanto bersama Serda Soleh.
Pembangunan jembatan itu menjadi salah satu proyek penting karena akan mempermudah mobilitas masyarakat dan mempercepat distribusi hasil pertanian warga Desa Pagaruyung.
Selama ini masyarakat harus menghadapi medan yang cukup sulit ketika membawa hasil kebun dan pertanian melewati jalur sungai. Saat musim hujan, akses tersebut bahkan menjadi lebih berbahaya karena debit air meningkat dan membuat perjalanan warga terganggu.
Kehadiran jembatan gantung diyakini akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Petani nantinya tidak lagi kesulitan mengangkut hasil panen menuju pusat penjualan atau akses jalan utama.
Sertu Kariyanto mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa. Menurutnya, TNI akan terus hadir membantu percepatan pembangunan di wilayah binaan.
“Koramil 423-03/Lais akan terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam proses pengerjaan, fokus utama saat ini masih pada langsiran material bangunan menuju lokasi pembangunan di seberang sungai. Material tersebut dipindahkan secara bertahap agar proses pembangunan dapat segera memasuki tahap berikutnya.
Material yang sudah tersedia di lokasi di antaranya besi ulir, semen, pasir, batu split, besi IWF, besi siku, plat polos, dan berbagai perlengkapan lainnya. Seluruh material tersebut akan digunakan untuk mendukung kekuatan konstruksi jembatan.
Pembangunan juga melibatkan sembilan orang kelompok tukang bersama masyarakat sekitar. Warga tampak antusias membantu pekerjaan demi mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan gantung tersebut.
Menurut warga, keberadaan jembatan nantinya akan sangat membantu kehidupan sehari-hari masyarakat desa. Selain mempermudah akses pertanian, jembatan juga akan memperlancar perjalanan anak sekolah, pedagang, hingga masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini juga mendapat apresiasi dari warga sekitar. Kehadiran Babinsa di lapangan dinilai memberikan semangat dan rasa aman selama proses pengerjaan berlangsung.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Desa Pagaruyung menjadi salah satu bukti perhatian terhadap pembangunan desa di wilayah Bengkulu Utara. Infrastruktur seperti ini dianggap sangat penting untuk membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kecamatan Batiknau sendiri memiliki banyak wilayah yang masih membutuhkan akses penghubung yang layak. Karena itu, pembangunan jembatan gantung ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini kesulitan beraktivitas.
Masyarakat berharap pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai tepat waktu. Mereka optimistis jembatan tersebut akan menjadi akses utama yang membantu meningkatkan kesejahteraan warga desa dalam jangka panjang.
Selain mempercepat mobilitas, jembatan itu juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sehingga aktivitas perdagangan dan pertanian menjadi lebih berkembang.
Kehadiran TNI dalam mendampingi pembangunan infrastruktur desa juga memperlihatkan komitmen kuat untuk terus membantu masyarakat hingga pelosok daerah.









