DLH Rejang Lebong Fokus Tuntaskan Masalah Sampah, Pencemaran dan Penataan Kota

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong, Dr. M. Asli Samin, SKep., M.Kes. (foto: dok Pemkab Rejang Lebong)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong, Dr. M. Asli Samin, SKep., M.Kes. (foto: dok Pemkab Rejang Lebong)

Rejang Lebong – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong, Dr. M. Asli Samin, SKep., M.Kes., menegaskan pihaknya kini fokus melaksanakan instruksi Bupati Rejang Lebong dalam tiga hal utama, yakni pengendalian sampah, pengendalian pencemaran air, udara dan tanah, serta penataan kota, Kamis (2/10/25).

Dalam wawancara, Asli Samin menekankan bahwa penyelesaian persoalan sampah menjadi prioritas utama. “Konsep kita sekarang, masalah sampah adalah masalah bersama. Mulai dari RT, RW, lurah hingga camat, semuanya harus bekerja sama. Dinas Lingkungan Hidup akan memfasilitasi kebutuhan, baik tenaga maupun kendaraan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sinergi Pusat dan Daerah, BWSS VII Bengkulu Suntik Rp800 Juta untuk Irigasi Rejang Lebong

Ia menjelaskan bahwa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) difungsikan khusus untuk sampah residu, yakni sampah yang tidak lagi dapat dimanfaatkan. Sementara itu, masyarakat didorong untuk mengolah sampah agar memiliki nilai guna. Untuk mendukung hal ini, DLH menyiapkan program pelatihan di tingkat kelurahan dan desa guna meningkatkan pemahaman pengelolaan sampah.

“Khusus daerah yang tidak dilewati truk sampah, masyarakat diarahkan untuk membuang sampah ke TPS yang sudah disediakan,” tambahnya.

Baca Juga :  Nyambei Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional, Bupati Fikri: Kebanggaan untuk Rejang Lebong

Sejak hari pertama menjabat, DLH langsung meninjau sejumlah titik permasalahan sampah dan melaporkannya kepada Bupati. Keesokan harinya, kegiatan gotong royong bersama lurah, camat, TNI, dan Polri digelar sebagai langkah nyata.

“Yang terberat sebenarnya adalah kesadaran masyarakat. Karena itu, yang terpenting adalah bagaimana semua elemen saling bahu membahu menyelesaikan persoalan ini,” kata Asli Samin.

Berita Terkait

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Dinamis, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kewaspadaan
Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:50 WIB

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Dinamis, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Berita Terbaru