Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mempercepat penyaluran pupuk bersubsidi untuk mendukung kebutuhan petani pada musim tanam 2026. Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi distribusi pupuk Urea telah mencapai 33,6 persen, sementara pupuk NPK sudah tersalurkan sebesar 30,3 persen dari total kuota yang diterima Provinsi Bengkulu.

Penyaluran pupuk tersebut dilakukan melalui jaringan 370 kios resmi yang tersebar di seluruh wilayah Bengkulu. Keberadaan kios di setiap kecamatan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memastikan petani dapat memperoleh pupuk dengan mudah dan tepat waktu.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita, mengatakan distribusi pupuk bersubsidi saat ini berjalan di seluruh kabupaten dan kota tanpa kendala berarti.

“Realisasi sampai bulan Juni ini untuk Urea sudah 33,6 persen dan NPK 30,3 persen. Semua 10 kabupaten dan kota mendapat alokasi pupuk. Yang terbanyak itu Kabupaten Kaur,” kata Sri Herlin Despita, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu memperoleh alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 22.448 ton Urea dan 41.080 ton NPK untuk Tahun Anggaran 2026. Kuota tersebut disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Sri menjelaskan distribusi pupuk bersubsidi tidak dilakukan secara bebas. Penyaluran hanya diberikan kepada petani yang telah terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan bantuan pupuk benar-benar diterima petani yang berhak.

Baca Juga :  DPRD Bengkulu Pertanyakan Pemangkasan Anggaran Balai Buntar

“Yang menerima tetap melalui RDKK. Pengambilannya dilakukan oleh kelompok tani di kios-kios yang sudah ditunjuk,” ujarnya.

Selain mempercepat pelayanan kepada petani, keberadaan 370 kios resmi juga memudahkan pemerintah dalam melakukan pengawasan distribusi. Dengan sistem tersebut, penebusan pupuk dapat dipantau secara lebih transparan dan sesuai aturan.

“Nah, seluruh Bengkulu ini kurang lebih ada 370 kios. Di setiap kecamatan sudah ada kios penyalur,” jelas Sri.

Berikut masing-masing kabupaten/kota berdasarkan alokasi pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2026:

1. Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan memperoleh alokasi 2.895 ton pupuk Urea, 3.851 ton pupuk NPK, dan 2.399 ton pupuk Organik. Kabupaten ini tidak mendapatkan alokasi NPK Formula Khusus.

2. Rejang Lebong

Rejang Lebong mendapat alokasi 2.225 ton Urea, 9.279 ton NPK, dan 1.408 ton Organik. Alokasi pupuk NPK di daerah ini menjadi terbesar kedua di Provinsi Bengkulu. Tidak ada alokasi NPK Formula Khusus.

3. Bengkulu Utara

Bengkulu Utara menerima 1.736 ton Urea, 2.412 ton NPK, dan 781 ton Organik. Daerah ini juga tidak memperoleh alokasi NPK Formula Khusus.

4. Kaur

Kaur menjadi kabupaten dengan alokasi pupuk bersubsidi terbesar di Provinsi Bengkulu. Daerah ini memperoleh 9.092 ton Urea, 15.744 ton NPK, dan 3.802 ton Organik. Tidak ada alokasi NPK Formula Khusus.

Baca Juga :  Baznas Bengkulu Cari Pemimpin Baru, Pansel Tekankan Integritas dan Kepercayaan Publik

5. Seluma

Seluma memperoleh 1.042 ton Urea, 1.729 ton NPK, dan 230 ton Organik. Kabupaten ini tidak mendapatkan alokasi NPK Formula Khusus.

6. Muko Muko

Muko Muko menerima 1.991 ton Urea, 1.924 ton NPK, dan 2.427 ton Organik. Untuk pupuk Organik, Muko Muko menjadi daerah dengan alokasi terbesar kedua setelah Kaur. Tidak ada alokasi NPK Formula Khusus.

7. Lebong

Lebong mendapatkan 2.003 ton Urea, 2.679 ton NPK, dan 754 ton Organik. Selain itu, Lebong memperoleh 1 ton NPK Formula Khusus, menjadi salah satu dari dua daerah yang menerima jenis pupuk tersebut.

8. Kepahiang

Kepahiang memperoleh alokasi 947 ton Urea, 2.067 ton NPK, dan 457 ton Organik. Kabupaten ini tidak menerima alokasi NPK Formula Khusus.

9. Bengkulu Tengah

Bengkulu Tengah menerima 272 ton Urea, 1.048 ton NPK, dan 97 ton Organik. Selain itu, daerah ini memperoleh 2 ton NPK Formula Khusus, menjadi alokasi terbesar untuk jenis pupuk tersebut di Provinsi Bengkulu.

10. Kota Bengkulu

Kota Bengkulu menjadi daerah dengan alokasi pupuk bersubsidi paling kecil, yakni 245 ton Urea, 347 ton NPK, dan 11 ton Organik. Tidak ada alokasi NPK Formula Khusus.

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB