Dari Jalan hingga Anak Yatim, Bengkulu Perkuat Solidaritas Sambut 2026

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOOKRASI – Pembangunan Bengkulu tak hanya bicara aspal dan beton. Di balik target besar infrastruktur, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menguatkan program sosial dan kemanusiaan sebagai fondasi menyambut tahun 2026.

Dalam apel pagi di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin 29 Dsemeber 2025, gubernur menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Salah satu program yang terus digencarkan adalah orang tua asuh bagi anak yatim.

Program ini, menurutnya, bukan sekadar formalitas. Pemerintah ingin memastikan anak-anak yatim di Bengkulu mendapat perhatian nyata, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan harian. Skema bantuan akan diperkuat lewat kolaborasi zakat, bantuan sosial, dan partisipasi masyarakat.

Baca Juga :  Pasar Panorama Tertinggi, Harga Cabai Rawit Tembus Rp83 Ribu per Kilogram

“Negara harus hadir. Tapi yang lebih penting, masyarakat ikut bergerak,” ujarnya di hadapan ASN.

Semangat gotong royong masyarakat Bengkulu juga tercermin dalam aksi kemanusiaan lintas daerah. Helmi menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga Bengkulu terhadap korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dari penggalangan dana yang dilakukan, terkumpul Rp4,3 miliar. Dana tersebut disalurkan secara terukur. Masing-masing wilayah terdampak menerima bantuan Rp1 miliar. Sisanya digunakan untuk layanan ambulans dan bantuan kemanusiaan lainnya.

Bantuan itu, kata Helmi, mendapat respons positif dari daerah penerima.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Seluma Desak PT ESDMu Tunjukkan Bukti Nyata, Bukan Hanya Janji

“Mereka mengapresiasi kepedulian masyarakat Bengkulu. Ini membanggakan,” katanya.

Menurutnya, kekuatan Bengkulu bukan pada besarnya APBD, melainkan pada solidaritas warganya. Dalam kondisi serba terbatas, masyarakat Bengkulu tetap mampu menunjukkan empati dan aksi nyata.

Sejumlah ASN menilai pendekatan ini membuat kebijakan pemerintah terasa lebih membumi. Pembangunan tidak hanya terlihat dari proyek fisik, tetapi juga dari keberpihakan kepada kelompok rentan.

Menutup sambutannya, gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menyongsong 2026 dengan semangat saling membantu. “Kalau kita kompak, Bengkulu akan lebih kuat,” ujarnya.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

ASN Bengkulu Diperkuat, Program “Bantu Rakyat” Tetap Jalan Meski Anggaran Ditekan
Helmi Hasan Perketat Pengawasan Proyek, Pembayaran Tidak Dilakukan Penuh Sebelum Dicek
Bengkulu di Jalur Ring of Fire, Pemkot Perkuat Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Bencana
TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu, Latihan Bencana di Bengkulu Perkuat Sinergi Penyelamatan
Permintaan Minyakita Naik, BULOG Bengkulu Ajukan Tambahan Pasokan
Bengkulu Perkuat Sistem Peringatan Dini, Hadapi Ancaman Gempa Megathrust
Program Kampung Nelayan Merah Putih Bengkulu Dikebut, Dua Lokasi Sudah Rampung, Enggano Menyusul
Destita Minta Sistem BPJS Kesehatan Dievaluasi Total, Iuran Ganda PPPK
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:22 WIB

ASN Bengkulu Diperkuat, Program “Bantu Rakyat” Tetap Jalan Meski Anggaran Ditekan

Senin, 20 April 2026 - 10:28 WIB

Helmi Hasan Perketat Pengawasan Proyek, Pembayaran Tidak Dilakukan Penuh Sebelum Dicek

Sabtu, 18 April 2026 - 18:03 WIB

Bengkulu di Jalur Ring of Fire, Pemkot Perkuat Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Bencana

Sabtu, 18 April 2026 - 17:07 WIB

TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu, Latihan Bencana di Bengkulu Perkuat Sinergi Penyelamatan

Jumat, 17 April 2026 - 17:04 WIB

Permintaan Minyakita Naik, BULOG Bengkulu Ajukan Tambahan Pasokan

Berita Terbaru

Literasi & Opini

Bagian Tercecer Setelah Temu Alumni Universitas Bengkulu

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:27 WIB