Akses Brankas Uang CV Mandiri Sejahtera Hanya Dipegang Terdakwa

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NATASIDEMOKRASI – Fakta penting kembali terungkap dalam persidangan dugaan penggelapan uang CV Mandiri Sejahtera senilai Rp6,8 miliar. Di hadapan majelis hakim, saksi Aris selaku pemilik perusahaan menegaskan bahwa akses utama terhadap brankas penyimpanan uang perusahaan berada di tangan terdakwa Latifa.

Fakta tersebut mencuat saat penasihat hukum terdakwa mempertanyakan siapa saja yang memegang kunci brankas perusahaan.

Aris menjelaskan terdapat dua buah kunci. Satu dipegang oleh terdakwa Latifa sebagai pengelola keuangan perusahaan, sedangkan satu lagi berada padanya sebagai pemilik perusahaan.

Baca Juga :  LOKA NARA Siapkan Gerakan Perempuan Berdaya Lewat Program Edukasi, Relasi, dan Aksi Sosial

Namun, Aris menegaskan kunci yang ia simpan hanya berfungsi sebagai cadangan dan tidak pernah digunakan untuk membuka brankas.

“Yang memegang kunci saya dan Latifa. Tapi kunci yang saya pegang hanya disimpan sebagai cadangan dan belum pernah saya gunakan,” ujar Aris di persidangan.

Menurut Aris, selama bertahun-tahun seluruh aktivitas keluar masuk uang di brankas menjadi tanggung jawab terdakwa. Karena itu, ia mempertanyakan mengapa tidak pernah ada laporan kehilangan uang apabila memang terjadi pengambilan tanpa sepengetahuan terdakwa.

Ia mengatakan, hilangnya uang perusahaan baru diketahui setelah dilakukan pemeriksaan ulang terhadap laporan keuangan yang dinilai tidak sesuai. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari kwitansi yang diburamkan hingga dugaan penggandaan laporan pengeluaran yang sebelumnya juga telah diungkap dalam persidangan.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Hadir di Perpisahan Sekolah, Pelajar Sinak Didorong Terus Kejar Pendidikan

Aris juga membantah tudingan bahwa dirinya mengambil uang perusahaan.

“Tidak mungkin saya mengambil uang saya sendiri,” tegasnya.

Persidangan perkara dugaan penggelapan dana CV Mandiri Sejahtera akan terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi dan alat bukti lainnya.

Berita Terkait

Sembilan Nilai Antikorupsi, Kejati Bengkulu Dorong Aparatur Bergerak dari Pemahaman ke Tindakan
Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu
Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Sembilan Nilai Antikorupsi, Kejati Bengkulu Dorong Aparatur Bergerak dari Pemahaman ke Tindakan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB