NARASIDEMOKRASI – Nayu Aldila Putri resmi dilantik sebagai Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Kamis pagi (03/9/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di ruang kerja Sekda Provinsi Bengkulu.
Prosesi tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, di antaranya Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Nandar Munadi, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu Rusmayadi.
Nayu dipercaya menduduki jabatan tersebut setelah melalui tahapan seleksi terbuka sesuai mekanisme yang berlaku. Pengangkatannya juga telah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dengan jabatan barunya, Nayu kini memiliki tanggung jawab penting dalam mengawal aspek hukum berbagai kebijakan dan program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Sekda Provinsi Bengkulu,Herwan Antoni, menyampaikan sejumlah pesan kepada Nayu agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja barunya.
“Pagi ini saya melantik Ibu Nayu Aldila Putri sebagai Kepala Biro Hukum yang baru. Saya berharap Ibu Dila dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan rekan-rekan yang baru,” ujar Herwan.
Herwan menilai kemampuan beradaptasi dan membangun komunikasi menjadi hal penting bagi Nayu dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan Biro Hukum.
Menurutnya, koordinasi yang baik diperlukan karena tugas Biro Hukum berkaitan erat dengan berbagai organisasi perangkat daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Segera bangun koordinasi yang baik dengan jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” pesan Herwan.
Herwan menegaskan, keberadaan Biro Hukum memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah.
Setiap kebijakan dan program pemerintah, kata dia, harus memiliki dasar hukum yang jelas. Hal tersebut penting agar seluruh program dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Biro Hukum mempunyai peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah. Setiap kebijakan dan program pemerintah harus memiliki dasar hukum yang jelas agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan,” tegas Herwan.
Karena itu, ia meminta Nayu tidak hanya berfokus pada penyusunan produk hukum, tetapi juga memastikan regulasi yang dibuat mampu memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah daerah.
Menurut Herwan, produk hukum harus menjadi instrumen yang memberikan kepastian dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah.
“Produk hukum yang disusun dan dikawal Biro Hukum harus mampu memberikan dukungan terhadap berbagai program Pemerintah Provinsi Bengkulu,” katanya.
Salah satu program yang menjadi perhatian ialah program Bantu Rakyat. Herwan meminta Biro Hukum turut mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menilai pengawalan dari sisi hukum perlu dilakukan sejak awal sehingga berbagai program pemerintah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memiliki landasan hukum yang kuat.
“Termasuk dalam mengawal pelaksanaan program Bantu Rakyat. Biro Hukum harus memastikan program pemerintah memiliki pijakan hukum yang kuat,” ujar Herwan.
Herwan juga mengingatkan Nayu beserta jajaran Biro Hukum agar mengedepankan ketelitian dalam menjalankan setiap pekerjaan.
Hal tersebut dinilai penting karena produk hukum yang disusun pemerintah akan menjadi dasar dalam pelaksanaan berbagai kebijakan daerah.
“Dalam menjalankan tugas, ketelitian, profesionalisme, dan akuntabilitas harus menjadi perhatian,” kata Herwan.
Ia berharap Biro Hukum mampu memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan hukum pemerintah daerah, sekaligus mencegah munculnya persoalan hukum dalam pelaksanaan program.
Menurutnya, fungsi Biro Hukum tidak semestinya hanya bekerja ketika persoalan muncul. Biro Hukum perlu terlibat sejak proses perencanaan kebijakan agar aspek hukum dapat dipastikan sejak awal.
Dengan pola kerja tersebut, setiap kebijakan pemerintah diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tertib administrasi, dan tetap berada dalam koridor hukum.
Selain kemampuan teknis, Herwan turut menekankan pentingnya disiplin dan integritas bagi Nayu sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama.
Ia meminta nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Disiplin dan integritas harus tetap dijaga. Nilai-nilai ASN BerAKHLAK juga harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas,” pesan Herwan.
Menurutnya, kemampuan seorang pejabat tidak hanya diukur dari kecakapan dalam menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari komitmen menjaga integritas dan tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.
Herwan berharap Nayu dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja Biro Hukum sekaligus meningkatkan kualitas dukungan hukum terhadap Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Herwan juga berharap kepemimpinan baru di Biro Hukum dapat menghadirkan energi dan perspektif baru bagi organisasi.
Ia mendorong Biro Hukum semakin aktif dalam memastikan setiap kebijakan Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat dilaksanakan secara efektif dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Harapannya, kepemimpinan baru ini dapat memberikan energi dan perspektif baru dalam memperkuat kinerja organisasi,” ujar Herwan.
Biro Hukum, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi pengawal regulasi pemerintah daerah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi dalam mendukung program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan demikian, aspek hukum tidak menjadi penghambat dalam pelaksanaan program, melainkan menjadi salah satu fondasi agar kebijakan pemerintah dapat berjalan dengan tertib dan memiliki kepastian.
Herwan pun berharap Nayu dapat menjalankan amanah barunya dengan penuh tanggung jawab.
Ia meminta Kepala Biro Hukum yang baru mampu membangun kerja sama yang baik dengan seluruh jajaran serta menjadikan koordinasi sebagai bagian penting dalam menjalankan tugas.
“Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan terus perkuat koordinasi. Kita ingin Biro Hukum semakin optimal dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik di Provinsi Bengkulu,” tutup Herwan.









