Dituduh Gunakan Dana APBD, Ormas Lembak Bersatu Tegaskan Aksi Sosial Murni Tanpa Dana Pemerintah

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu anggota Ormas Lembak Bersatu saat membantu masyarakat mengurus dan mengaktifkan BPJS Kesehatan di rumah masyarakat  Rejang Lebong (foto: dok pribadi)

Salah satu anggota Ormas Lembak Bersatu saat membantu masyarakat mengurus dan mengaktifkan BPJS Kesehatan di rumah masyarakat Rejang Lebong (foto: dok pribadi)

Rejang Lebong – Organisasi masyarakat (Ormas) Lembak Bersatu membantah keras tudingan yang menyebut kegiatan sosial mereka dalam membantu masyarakat mengurus dan mengaktifkan BPJS Kesehatan dibiayai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kamis (23/10/25).

Ketua Harian Lembak Bersatu, Arman Suri, menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang mereka lakukan merupakan murni inisiatif sosial tanpa dukungan dana pemerintah.

“Kegiatan advokasi masyarakat yang ingin mengurus atau mengaktifkan BPJS gratis ini sudah berjalan lebih dari satu bulan. Semua biaya operasional kami tanggung sendiri secara patungan dari pengurus inti. Tidak ada bantuan dari pemerintah daerah,” tegas Arman.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Lembak Bersatu dalam membantu masyarakat miskin dan tidak mampu agar bisa menikmati fasilitas kesehatan secara gratis, sesuai dengan program Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong. Menurutnya, seluruh proses administrasi, hingga transportasi penjemputan warga dari kecamatan, dilakukan dengan dana pribadi anggota.

Baca Juga :  Lagi! Helmi Hasan Diserang Hoax, Hati-hati Informasi Menyesatkan

“Kami benar-benar menjadi jembatan masyarakat ke Dinas Kesehatan Rejang Lebong. Tujuannya agar program pemerintah bisa sampai dan benar-benar dinikmati masyarakat tanpa pungutan apa pun. Bagi kami, ini panggilan jiwa, bukan proyek,” ujarnya dengan tegas.

Arman juga menyatakan kegeramannya terhadap isu miring yang beredar di masyarakat.

“Saya selaku ketua harian ikut geram ketika mendengar kabar yang menyebut kegiatan kami didanai pemerintah. Kami tidak mengharapkan imbalan, baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Ini murni kepedulian sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, drg. Asep Setia Budiman, memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif ormas tersebut dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Residivis Pembegal Mahasiswi di Bengkulu Kembali Ditahan, Jaksa Siapkan Tuntutan Berat

“Dinas Kesehatan sangat mengapresiasi program-program yang dilakukan Lembak Bersatu. Mereka sudah membantu masyarakat yang berobat tetapi tidak memiliki kartu BPJS, serta membantu mengaktifkan kembali kartu BPJS bagi yang membutuhkan,” ujar Asep.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara sukarela oleh relawan Lembak Bersatu tanpa adanya bantuan operasional dari pemerintah daerah. “Mereka mendata masyarakat hingga ke desa-desa dengan tulus dan ikhlas. Semoga menjadi amal ibadah bagi semua yang telah membantu,” tutupnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, Lembak Bersatu berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Mereka menegaskan akan terus melanjutkan kegiatan sosial demi membantu warga Rejang Lebong mendapatkan hak layanan kesehatan secara adil dan gratis.

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru