Lagi! Helmi Hasan Diserang Hoax, Hati-hati Informasi Menyesatkan

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot salah satu akun TikTok bernama vox populi voxdai menyebarkan informasi palsu yang menyebutkan bahwa Helmi Hasan menjalani pemeriksaan keempat kalinya di Kejaksaan Agung.

Screenshot salah satu akun TikTok bernama vox populi voxdai menyebarkan informasi palsu yang menyebutkan bahwa Helmi Hasan menjalani pemeriksaan keempat kalinya di Kejaksaan Agung.

Zul Dali: Warga Jangan Gampang Percaya

Bengkulu – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, SE, kembali menjadi sasaran penyebaran berita hoax yang beredar melalui media sosial dan sejumlah pemberitaan. Salah satu akun TikTok bernama vox populi voxdai menyebarkan informasi palsu yang menyebutkan bahwa Helmi Hasan menjalani pemeriksaan keempat kalinya di Kejaksaan Agung.

“Perlu kami tegaskan bahwa informasi yang disebarkan akun TikTok tersebut adalah hoax. Itu berita menyesatkan dan bertujuan untuk menjatuhkan nama baik Pak Helmi Hasan,” tegas pengacara Pemprov Bengkulu, Ana Tasia Pase, SH, Rabu (29/10/25).

Ana menjelaskan bahwa pihaknya telah menginventarisasi sejumlah akun yang diduga menyebarkan berita bohong terkait Helmi Hasan. Menurutnya, penyebaran hoax merupakan tindakan yang mengandung unsur pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Baca Juga :  PT BIO Nusantara Teknologi dan PT SIL Dipuji Konsisten Jalankan Instruksi Gubernur Bengkulu Soal Penanaman Pohon

Dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE disebutkan bahwa “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik” diancam dengan pidana hingga 4 tahun penjara.

Sementara Pasal 28 ayat (2) menegaskan bahwa “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik” dapat dipidana hingga 6 tahun penjara.

Jangan Gampang Percaya
Secara terpisah, tokoh masyarakat Bengkulu, Prof. Dr. KH. Zulkarnain Dali, M.Pd, turut menyesalkan maraknya penyebaran berita hoax yang dinilai berpotensi merusak nama baik seseorang. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga :  Pemda Seluma Dukung Semangat Kemanusiaan, Wabup Gustianto Buka Lomba PMR se-Kabupaten Seluma

“Cek dan recek setiap informasi yang beredar. Di era media sosial sekarang, hoax sangat mudah disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Hoax perlu diwaspadai karena bisa merusak harmoni di tengah-tengah masyarakat,” ujar Zulkarnain Dali.

Ia juga menekankan pentingnya kecerdasan digital masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memilah dan memahami informasi yang beredar di dunia maya.

“Sekali lagi, jangan mudah percaya. Masyarakat harus bijak dan kritis dalam menerima setiap informasi,” tegasnya.

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB