Tongkol Jagung Disulap Jadi Energi Alternatif, Inovasi Polri Bantu Petani dan UMKM

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri mengungkap inovasi Miracle Carbon, briket berbahan tongkol jagung hasil kerja sama Polri dan UMKM lokal yang menjadi energi alternatif ramah lingkungan untuk masyarakat.

Kapolri mengungkap inovasi Miracle Carbon, briket berbahan tongkol jagung hasil kerja sama Polri dan UMKM lokal yang menjadi energi alternatif ramah lingkungan untuk masyarakat.

NARASIDEMOKRASI – Limbah tongkol jagung yang selama ini sering dianggap tidak bernilai, kini berhasil dimanfaatkan menjadi energi alternatif oleh Polri melalui inovasi bernama Miracle Carbon atau Mirekel Karbon.

Program tersebut diungkap langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal II bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Kapolri mengatakan inovasi tersebut merupakan hasil kerja sama Polri dengan UMKM lokal sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Melalui program itu, tongkol jagung diolah menjadi briket yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil masyarakat.

“Sebagai energi alternatif untuk keperluan rumah tangga, pendukung UMKM, penghangat kandang ayam, serta pengganti kayu bakar,” ujar Sigit.

Menurutnya, inovasi tersebut bukan hanya membantu pemanfaatan limbah pertanian, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Polri Tak Hanya Jaga Keamanan, Polda Bengkulu Kini Bangun Gudang Pangan Raksasa

Tongkol jagung yang sebelumnya hanya dibuang atau dibakar kini dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Program itu sekaligus membuka peluang usaha baru bagi UMKM di daerah penghasil jagung.

Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan briket tongkol jagung juga dinilai lebih hemat bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil yang membutuhkan bahan bakar alternatif.

Kapolri menjelaskan bahwa sektor pertanian saat ini menjadi salah satu fokus dukungan Polri. Karena itu, berbagai inovasi terus dikembangkan untuk membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus mengurangi biaya operasional.

Selain Miracle Carbon, Polri juga mengembangkan pupuk Presisi berbasis batu bara untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah pertanian.

Sigit menyebut pupuk tersebut mampu menaikkan PH tanah hingga dua tingkat dan membantu memulihkan unsur hara.

“Sekaligus merestorasi unsur hara, sehingga dapat menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Bengkulu Fokus Tata Pantai Panjang, Dorong PAD Lewat Sektor Pariwisata

Pupuk tersebut saat ini telah diterapkan di lahan pertanian jagung di Jawa Barat dan Papua. Hasilnya dinilai mampu membantu meningkatkan produktivitas tanaman jagung.

Tidak hanya fokus pada pupuk dan energi alternatif, Polri juga menghadirkan sejumlah alat modern untuk mendukung aktivitas pertanian.

Beberapa di antaranya yakni vertical dryer, mobil pemipil jagung, soil tester, pompa tenaga surya, Atmosphere Water Generator, serta Mobile Rotary Dryer.

Teknologi tersebut diharapkan mampu membantu petani bekerja lebih cepat dan efisien, terutama saat proses panen dan pasca panen.

Kapolri mengatakan Mobile Rotary Dryer menjadi salah satu inovasi penting karena dapat membantu petani mengeringkan jagung secara lebih bersih dan merata langsung di lokasi.

Dengan begitu, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membawa hasil panen ke gudang pengeringan.

Berita Terkait

Lewat Voli, Pelaku Wedding Organizer Se-Sumbagsel Perkuat Silaturahmi di Bengkulu
Video Viral dan CCTV Jadi Senjata Polda Metro Jaya Bongkar Kejahatan Jalanan
Kompolnas Ingatkan Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Secara Profesional dan Humanis
Prof Juanda: Penindakan Kejahatan Jalanan Sudah Sesuai Amanat Konstitusi
Turnamen PTM Fortuna Hadirkan Kategori U-100, Uji Skill dan Pengalaman
Satgas Haji Polri Bongkar Praktik Haji Ilegal, Kerugian Korban Capai Rp10 Miliar
Aliansi Petani Sawit Bengkulu Kritik Kebijakan Ekspor Satu Pintu Prabowo
Wakapolres Lebong Tekankan Kebersihan Mako Cerminan Profesionalisme Polisi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:37 WIB

Lewat Voli, Pelaku Wedding Organizer Se-Sumbagsel Perkuat Silaturahmi di Bengkulu

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:07 WIB

Video Viral dan CCTV Jadi Senjata Polda Metro Jaya Bongkar Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:40 WIB

Kompolnas Ingatkan Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Secara Profesional dan Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:29 WIB

Prof Juanda: Penindakan Kejahatan Jalanan Sudah Sesuai Amanat Konstitusi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:08 WIB

Turnamen PTM Fortuna Hadirkan Kategori U-100, Uji Skill dan Pengalaman

Berita Terbaru