Ribuan UMKM Berebut Ruang Usaha, Belengguk Point Jadi Lokasi Favorit Pedagang Bengkulu

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Antusias masyarakat Kota Bengkulu untuk mengembangkan usaha kecil semakin tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya pelaku UMKM yang mendaftar untuk mendapatkan tempat di kawasan binaan pemerintah, terutama Belengguk Point.

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu mencatat, daftar tunggu atau waiting list pedagang yang ingin masuk ke kawasan tersebut terus bertambah. Namun pemerintah belum bisa menerima seluruh pendaftar karena keterbatasan ruang dan masih melakukan evaluasi terhadap pedagang yang sudah ada.

Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Kiki Yanti mengatakan, Belengguk Point menjadi salah satu pusat pembinaan UMKM yang banyak diminati masyarakat.

Baca Juga :  Pantau Ranking atau Tersingkir! Strategi Lolos SPMB 2026 Bengkulu di Tengah Sistem Baru

“Untuk sementara memang waiting list sudah banyak. Rata-rata yang mendaftar itu ingin masuk ke Belengguk Point,” kata Kiki, Senin (06/07/2026).

Menurutnya, pemerintah tidak sekadar menyediakan lokasi berjualan, tetapi juga memastikan pedagang yang sudah mendapat fasilitas benar-benar aktif dan mengikuti aturan.

Bahkan, evaluasi sebelumnya telah dilakukan terhadap pedagang yang tidak konsisten menjalankan usaha. Setelah dilakukan penataan, beberapa pelaku UMKM dari daftar tunggu diberikan kesempatan masuk.

Baca Juga :  Tiket Mulai Rp10 Ribu, DAMRI Bengkulu Jadi Transportasi Favorit Masyarakat

“Kita sudah pernah melakukan penertiban. Yang tidak sesuai aturan dan tidak konsisten berjualan kita keluarkan, lalu kita masukkan beberapa dari waiting list,” jelasnya.

Selain Belengguk Point, Pemkot Bengkulu juga melakukan pembinaan UMKM di beberapa ruang publik lainnya, seperti Brendo dan Pojok Duren.

Kiki menyebut, penambahan pedagang baru tetap dilakukan secara bertahap. Pemerintah ingin memastikan kawasan UMKM tertata sehingga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha maupun pengunjung.

“Kita harus melakukan penertiban dulu lagi. Tidak bisa langsung tiba-tiba mengeluarkan atau memasukkan yang baru,” tutupnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Pemkab Bengkulu Tengah Tanam 1.000 Mangrove, Perkuat Benteng Alami Pesisir dari Ancaman Abrasi
Helmi Hasan dan Ombudsman RI Perkuat Sinergi, Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Bengkulu
SMPN 19 Bengkulu Menunggu Uluran Tangan Pusat, Revitalisasi Capai Rp2 Miliar
Targetkan 67 Kelurahan Masuk Program Binaan Imigrasi, Pemkot Bengkulu Perkuat Pencegahan TPPO
Data Akurat Jadi Kunci, BPS Ajak Pelaku UMKM Bengkulu Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi
BKD Bengkulu Tegaskan Peserta Absen Otomatis Gugur dari Seleksi Karo Hukum
Akui Pakai Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Jaksa Nilai Latifa Terbukti Gelapkan Dana Perusahaan, Tuntut 4,5 Tahun Penjara
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Pemkab Bengkulu Tengah Tanam 1.000 Mangrove, Perkuat Benteng Alami Pesisir dari Ancaman Abrasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:20 WIB

Helmi Hasan dan Ombudsman RI Perkuat Sinergi, Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Bengkulu

Senin, 27 Juli 2026 - 20:22 WIB

SMPN 19 Bengkulu Menunggu Uluran Tangan Pusat, Revitalisasi Capai Rp2 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 19:51 WIB

Targetkan 67 Kelurahan Masuk Program Binaan Imigrasi, Pemkot Bengkulu Perkuat Pencegahan TPPO

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Data Akurat Jadi Kunci, BPS Ajak Pelaku UMKM Bengkulu Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi

Berita Terbaru