Pantai Panjang Dibersihkan dari Warem, Pemkot Jaga Wisata Keluarga

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Pemerintah Kota Bengkulu mulai bergerak serius melindungi kawasan Pantai Panjang dari aktivitas yang dinilai merusak citra wisata. Fokus utama saat ini adalah membersihkan warung remang-remang (warem) yang diduga menjadi sumber penyakit masyarakat.

Langkah ini dilakukan demi mengembalikan fungsi Pantai Panjang sebagai destinasi wisata keluarga. Selama ini, kawasan tersebut menjadi salah satu ikon wisata Bengkulu yang ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan hari libur.

Namun, kehadiran warem dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung. Tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

Baca Juga :  RTRW Seluma Masuki Tahap Akhir Evaluasi, Almedian Saleh: Hasil Panjang Ini Demi Pembangunan yang Aman dan Sejahtera

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi aktivitas yang merugikan masyarakat.

“Kita ingin Pantai Panjang menjadi tempat yang aman untuk keluarga. Tidak boleh ada aktivitas yang membuat masyarakat resah,” ujarnya.

Satpol PP Kota Bengkulu telah melakukan penyisiran di sejumlah titik. Beberapa warem yang masih beroperasi meskipun sudah mendapat peringatan menjadi target utama penertiban.

Dedy menegaskan, para pemilik diberi kesempatan terakhir untuk membongkar sendiri bangunannya. Jika tidak, tindakan tegas akan diambil.

Upaya ini mendapat dukungan dari arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Helmi Hasan. Pemerintah provinsi mendorong penguatan sektor pariwisata yang sehat, aman, dan berbasis nilai lokal.

Baca Juga :  Nama Gubernur Bengkulu Dicatut, Helmi Hasan Imbau Masyarakat Waspada Penipuan

Menurut Dedy, menjaga kenyamanan wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Ia berharap warga ikut mendukung langkah penertiban ini.

“Kalau kawasan wisata kita bersih, masyarakat juga yang diuntungkan. Ekonomi bisa tumbuh, wisatawan datang, dan citra daerah meningkat,” katanya.

Dengan penertiban ini, Pemkot Bengkulu optimistis Pantai Panjang akan kembali menjadi kebanggaan daerah. Kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi magnet wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan tertib.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ultimatum Berakhir, BEM SI Bengkulu Tegaskan Bupati Bengkulu Utara Belum Beri Klarifikasi Dugaan Intimidasi Mahasiswa
Petani Sawit Bengkulu Dapat Bantuan Rp60 Juta per Hektare, Ini Syarat dan Mekanismenya
10 Jembatan Dibangun, Buka Akses Desa dan Dorong Ekonomi Bengkulu
Mahasiswa Bengkulu Kecewa, DPRD Kosong Saat Aksi Tuntut Revisi UU TNI
Direktur Baru Dilantik, Ponpes Pancasila Bengkulu Siap Berbenah dan Tambah Santri
DPRD Tegaskan: PPPK Tidak Bisa Diberhentikan Hanya Karena Belanja Pegawai Capai 44 Persen
DPRD Bengkulu Temukan Kejanggalan LKPJ 2025, Diduga Banyak Copy Paste
Kasus Dugaan Penganiayaan di Kampus Unived Bengkulu Naik Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:32 WIB

Ultimatum Berakhir, BEM SI Bengkulu Tegaskan Bupati Bengkulu Utara Belum Beri Klarifikasi Dugaan Intimidasi Mahasiswa

Sabtu, 4 April 2026 - 19:13 WIB

Petani Sawit Bengkulu Dapat Bantuan Rp60 Juta per Hektare, Ini Syarat dan Mekanismenya

Sabtu, 4 April 2026 - 14:12 WIB

Pantai Panjang Dibersihkan dari Warem, Pemkot Jaga Wisata Keluarga

Jumat, 3 April 2026 - 18:21 WIB

10 Jembatan Dibangun, Buka Akses Desa dan Dorong Ekonomi Bengkulu

Kamis, 2 April 2026 - 18:44 WIB

Direktur Baru Dilantik, Ponpes Pancasila Bengkulu Siap Berbenah dan Tambah Santri

Berita Terbaru