NARASIDEMOKRASI – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum bagi PT Sandabi Indah Lestari (SIL) dan PT Bio Nusantara Teknologi untuk memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar perusahaan. Melalui program kurban tahun 2026, SIL Grup menyalurkan 43 ekor sapi dan 12 ekor kambing dengan total anggaran mencapai Rp796,4 juta.
Penyaluran hewan kurban dilakukan ke puluhan desa penyangga di sekitar wilayah operasional Perusahaan. Tidak hanya masyarakat umum, yaysan panti asuhan serta para karyawan Perusahaan juga ikut menerima manfaat dari program sosial keagamaan tersebut.
Program kurban itu menjadi bukti nyata bahwa PT SIL dan PT Bio Nusantara Teknologi tidak hanya fokus pada pengembangan usaha, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap masyarakat sekitar.
Manager HRDGA PT SIL Grup, Mhd Ridho Andrian, mengatakan kegiatan kurban merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga silaturahmi dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Kami ingin hubungan perusahaan dengan masyarakat tidak hanya sebatas hubungan kerja dan usaha, tetapi juga hubungan kekeluargaan dan kebersamaan,” kata Ridho.
Menurutnya, masyarakat desa penyangga memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan operasional perusahaan. Karena itu perusahaan merasa perlu hadir dan berbagi manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Ridho menjelaskan, perusahaan terus berkomitmen menjalankan berbagai program sosial yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Salah satunya melalui program kurban yang rutin dilakukan setiap Hari Raya Idul Adha.
Ia berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus membawa kebahagiaan di momentum hari besar keagamaan.

Selain itu, kehadiran General Manager senior HRDGA PT SIL Grup, Halim Perdana, yang datang langsung dari Jakarta untuk memantau proses pemotongan dan distribusi hewan kurban juga menjadi perhatian masyarakat.
Halim menyampaikan bahwa perusahaan ingin memastikan seluruh proses berjalan lancar dan manfaat kurban benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin perusahaan hadir bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat. Kepedulian sosial harus terus dijaga agar hubungan baik tetap terjalin,” ujar Halim Perdana.
Ia menambahkan, nilai kebersamaan dan gotong royong yang terkandung dalam Idul Adha menjadi semangat penting bagi perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial.
Menurut Halim, perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat harus mampu memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Program kurban PT SIL Grup tahun ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat desa penyangga. Warga mengaku terbantu dengan adanya bantuan hewan kurban yang dibagikan perusahaan.
Bahkan sejumlah tokoh masyarakat menilai kepedulian perusahaan tersebut menjadi contoh positif bagaimana dunia usaha dapat membangun hubungan baik dengan masyarakat sekitar.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, bantuan hewan kurban dinilai sangat membantu masyarakat dalam merasakan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha.
Tidak hanya itu, program sosial seperti ini juga dinilai mampu mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sehingga tercipta suasana yang harmonis dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, PT SIL dan PT Bio Nusantara Teknologi berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di lingkungan perusahaan maupun masyarakat sekitar.
Momentum Idul Adha pun menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah perusahaan harus berjalan seiring dengan manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan lingkungan.









