NARASIDEMOKRASI – Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, aktivitas masyarakat di jalan raya diperkirakan meningkat. Menyikapi kondisi tersebut, Polda Bengkulu menggencarkan Operasi Keselamatan dengan fokus pada edukasi pengendara.
Melalui Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu, polisi membagikan stiker keselamatan berkendara di Simpang Lima Kota Bengkulu dan titik-titik strategis lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat.
Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu, Sudarno, menyampaikan bahwa peningkatan volume kendaraan selalu diiringi dengan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi sejak dini.
“Ramadhan dan Idul Fitri identik dengan mobilitas tinggi. Karena itu, kami mulai dari sekarang mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan,” katanya.
Menurutnya, edukasi menjadi langkah awal sebelum penegakan hukum. Dengan kesadaran yang baik, pelanggaran dapat ditekan tanpa harus selalu mengedepankan tindakan represif.
Stiker keselamatan yang dibagikan berfungsi sebagai pengingat visual di kendaraan. Pesan-pesan tersebut diharapkan terus terbaca setiap kali pengendara beraktivitas di jalan.
Selain itu, Polda Bengkulu juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan laik jalan, membawa perlengkapan keselamatan, dan tidak memaksakan diri saat lelah.
Sebagai dukungan layanan, kepolisian menyiapkan nomor darurat 110 yang siap melayani masyarakat 24 jam. Layanan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan selama periode rawan kecelakaan.
Dengan kolaborasi antara polisi dan masyarakat, Polda Bengkulu berharap arus lalu lintas menjelang Ramadhan dan Idul Fitri dapat berlangsung aman dan lancar.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









