Empat Korban TPPO di Kamboja Tiba di Bengkulu 

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI ,- Iming-iming gaji Rp12,8 juta per bulan membuat empat warga Bengkulu tergiur menerima tawaran kerja di luar negeri. Mereka dijanjikan bekerja di Vietnam. Namun kenyataannya, mereka justru berakhir di Kamboja dan menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Keempat korban, yakni Deni Febriansyah, Ardi, Engga, dan Imron, akhirnya berhasil dipulangkan dan tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, Rabu (25/2).

Cerita yang mereka alami terbilang memilukan. Setibanya di luar negeri, mereka tidak ditempatkan sesuai janji awal. Mereka malah diarahkan ke Kamboja dan dipaksa bekerja dalam praktik penipuan daring berkedok judi online.

Paspor dan telepon seluler mereka langsung disita. Mereka tidak memiliki kebebasan berkomunikasi dengan keluarga. Setiap hari mereka diminta memahami sistem kerja penipuan berbasis komputer.

Baca Juga :  Demo Hardiknas Mahasiswa Bengkulu Kecewa Tidak Bertemu Komisi IV DPRD Provinsi

Namun karena tidak memiliki kemampuan mengoperasikan komputer, mereka dianggap tidak mampu memenuhi target. Akibatnya, mereka mengalami kekerasan.

Bentuk penyiksaan yang mereka alami berupa cambukan hingga sengatan listrik. Situasi tersebut berlangsung selama delapan hari penuh tekanan.

Dalam kondisi terdesak, keempatnya berupaya mencari celah untuk melarikan diri. Kesempatan itu akhirnya datang. Mereka berhasil kabur dan menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh.

Di KBRI, mereka mendapatkan perlindungan. Karena paspor telah disita, proses administrasi dilakukan dengan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai pengganti dokumen perjalanan.

Proses pemulangan mereka melibatkan kerja sama banyak pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, DPRD Provinsi Bengkulu, Baznas, hingga unsur TNI/Polri. Upaya tersebut dilakukan sejak awal Februari 2026.

Baca Juga :  CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Audit Bersama dan SOP Perusahaan Berjalan Sesuai Kewenangan Manajemen

Setibanya di Bengkulu, suasana haru tak terelakkan. Mereka langsung bersujud syukur di bandara. Keluarga menyambut dengan tangis bahagia.

Deni menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami sampai bisa kembali ke Bengkulu. Ini pengalaman yang tidak akan kami lupakan,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa praktik TPPO masih terjadi dengan modus tawaran kerja bergaji tinggi. Tawaran kerja tanpa prosedur resmi dan informasi jelas harus diwaspadai.

Pemerintah Provinsi Bengkulu mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran kerja luar negeri yang tidak melalui jalur resmi. Konsultasi dengan Disnakertrans menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru