Eks HGU Disulap Jadi Industri dan Rumah Murah, Ini Rencana Besar Pemprov Bengkulu

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan eks HGU di Bengkulu disiapkan untuk industri, TPA regional, dan perumahan rakyat lewat kerja sama strategis dengan Bank Tanah.

Lahan eks HGU di Bengkulu disiapkan untuk industri, TPA regional, dan perumahan rakyat lewat kerja sama strategis dengan Bank Tanah.

NARASIDEMOKRASI – Penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Badan Bank Tanah menandai perubahan arah kebijakan pertanahan di Bengkulu. Lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) yang selama bertahun-tahun terbengkalai kini disiapkan menjadi motor pembangunan ekonomi dan sosial.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyebut, selama ini daerah sering kalah langkah karena keterbatasan aset produktif. Padahal, banyak HGU yang masa berlakunya habis namun tidak segera dimanfaatkan kembali untuk kepentingan publik.

“Tanah adalah sumber daya strategis. Kalau dibiarkan, ia jadi beban. Kalau dikelola, ia bisa menjadi solusi,” kata Helmi.

Rencana pemanfaatan lahan eks HGU dirancang terintegrasi. Untuk sektor ekonomi, Pemprov Bengkulu menargetkan pembangunan kawasan industri berbasis pertanian. Hilirisasi kopi dan sawit menjadi prioritas untuk meningkatkan nilai tambah, menyerap tenaga kerja, dan memperkuat struktur ekonomi daerah.

Di sisi lingkungan, pembangunan TPA regional menjadi kebutuhan mendesak. TPA Kota Bengkulu saat ini sudah penuh dan kerap memicu keluhan masyarakat. Lahan eks HGU dinilai ideal karena relatif luas dan jauh dari permukiman padat.

Baca Juga :  FBLB Gempur Disperkan Lebong Tuntut Transparansi, Aksi Damai Siap Getarkan Tubei

Sementara di sektor sosial, dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah menjadi fokus penting. Dengan menguasai lahan melalui skema BMD, pemerintah daerah dapat memastikan pembangunan perumahan lebih terjangkau dan tepat sasaran.

Bank Tanah menegaskan perannya sebagai pengawal tata kelola. Plt. Kepala Bank Tanah, Hakiki Sudrajat menjelaskan bahwa seluruh proses akan diselaraskan dengan rencana tata ruang dan kepentingan masyarakat.

“Kami ingin memastikan tanah benar-benar memberi manfaat bagi publik,” ujarnya.

Hakiki Sudrajat mengatakan, MoU ini menjadi dasar penguatan sinergi antara Bank Tanah dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam penataan kembali pertanahan secara berkelanjutan.

“Kerja sama ini untuk pengembangan potensi pertanahan atau bekas-bekas hak di Provinsi Bengkulu dan akan diselaraskan dengan perencanaan pemerintah daerah dengan tujuan utama kepentingan masyarakat,” jelas Hakiki.

Baca Juga :  Residivis Pembegal Mahasiswi di Bengkulu Kembali Ditahan, Jaksa Siapkan Tuntutan Berat

Ia menambahkan, pada tahap awal sinergi pemanfaatan akan dilakukan terhadap Hak Pengelolaan (HPL) seluas 397 hektare di Bengkulu, sementara total luasan lahan masih terus diidentifikasi.

“Untuk tahap awal kita sedang mengidentifikasi berapa luas lahannya. Sesuai paparan tadi, perkiraan kami sekitar 20 ribu hektare,” terangnya.

Dengan tren pertumbuhan ekonomi dan investasi yang positif, Bengkulu dinilai memiliki modal kuat untuk mengeksekusi rencana ini. Tantangannya terletak pada konsistensi kebijakan dan profesionalisme pengelolaan.

Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ekonomi Bengkulu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada triwulan III 2025 mencapai 4,56 persen, dengan realisasi investasi pada triwulan II 2025 sebesar Rp901 miliar atau meningkat 12,26 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru