FBLB Gempur Disperkan Lebong Tuntut Transparansi, Aksi Damai Siap Getarkan Tubei

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 08:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siska Antoni alias Cikak, Pimpinan Aksi Damai FBLB di Lebong (foto: dok pribadi)

Siska Antoni alias Cikak, Pimpinan Aksi Damai FBLB di Lebong (foto: dok pribadi)

Lebong – Lebong memanas. Gelombang protes kian tak terbendung dan mencapai puncaknya pada Selasa 7 Oktober 2025, ketika Forum Barisan Lebong Bersatu (FBLB) mengumumkan aksi damai besar-besaran di depan Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong.

Dipimpin Siska Antoni alias Cikak, FBLB datang dengan misi menuntut transparansi informasi publik dan membongkar dugaan tindakan melawan hukum yang disebut-sebut terjadi di tubuh Disperkan.

“Kami tidak akan mundur selangkah pun hingga tabir kebenaran terungkap dan keadilan ditegakkan,” tegas Cikak dalam pernyataannya, Sabtu (4/10/25).

Aksi yang dijadwalkan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini telah diberitahukan secara resmi melalui surat bernomor 002/FBLB/X/2025 yang ditujukan kepada Bupati Lebong, DPRD, Kapolres, dan Kesbangpol. Surat tersebut menekankan kegelisahan publik atas minimnya keterbukaan informasi serta dugaan pelanggaran hukum di instansi tersebut.

Baca Juga :  Perdana Tahun 2025, 28 Jamaah Umroh PT Taqwah Cahaya Semesta Dilepas dari Topos

Meski jumlah massa diperkirakan hanya sekitar 20 orang, FBLB menegaskan kekuatan mereka terletak pada tekad dan soliditas, bukan kuantitas. Dengan perlengkapan sederhana seperti megaphone dan tali rafia, mereka siap menggemakan aspirasi yang selama ini terpendam.

Pertanyaan pun mengemuka: mengapa Disperkan jadi sasaran utama? Dari dokumen pemberitahuan, FBLB secara gamblang menyebut dugaan pelanggaran hukum serta tertutupnya akses informasi publik. Dugaan itu mengarah pada kebijakan, proyek, maupun pengelolaan anggaran yang dinilai tidak sesuai prosedur hingga merugikan masyarakat.

“Kami datang bukan untuk beretorika kosong. Ada dugaan kuat tindakan melawan hukum terjadi di Disperkan, dan yang paling parah adalah tertutupnya informasi publik. Bagaimana mungkin rakyat bisa mengawasi jika semua ditutup-tutupi?” tegas Cikak.

Ia menambahkan, “Transparansi adalah harga mati. Kami menuntut Disperkan membuka semua data terkait dugaan penyimpangan ini. Jika tidak, jangan salahkan kami bila gelombang protes akan terus membesar.”

Baca Juga :  Bupati Bengkulu Utara Bahas Pengembangan Sawit Rakyat dan Pelestarian Lingkungan di Pulau Enggano

Menariknya, di hari yang sama, kelompok masyarakat lain bernama PAMAL juga menggelar aksi di depan Kantor DPRD Lebong. Dua demonstrasi di lokasi berbeda ini menjadi sinyal bahwa ketidakpuasan publik di Lebong makin menguat.

Situasi ini jelas menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah maupun legislatif kian rapuh. Tuntutan FBLB yang dikomandoi Siska Antoni pun menjadi ujian serius bagi Disperkan.

Pemerintah Kabupaten Lebong kini berada di persimpangan jalan. Respons Disperkan atas ultimatum ini akan menentukan apakah api protes mereda atau justru membesar menjadi bara yang sulit dikendalikan. Semua mata tertuju ke Tubei, menanti apakah suara lantang FBLB akan meruntuhkan tembok ketertutupan birokrasi.

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB