Dikerjakan Swakelola, Koperasi Merah Putih Pondok Kelapa Tumbuhkan Rasa Memiliki Warga

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, tak sekadar menghadirkan bangunan baru. Lebih dari itu, proses pembangunannya yang dilakukan secara swakelola telah menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepemilikan warga.

Gedung koperasi tersebut kini telah rampung 100 persen. Masyarakat menaruh harapan besar agar fasilitas ini segera beroperasi dan memberi dampak nyata bagi perekonomian desa.

Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu, Letkol Inf. Edi Wibowo, menilai metode swakelola menjadi kekuatan utama dalam pembangunan KDKMP.

“Karena dikerjakan bersama, pemerintah desa, staf koperasi, dan masyarakat ikut terlibat langsung. Ini membangun rasa memiliki terhadap koperasi,” ujar Edi.

Menurutnya, partisipasi warga sejak awal menjadi modal penting agar koperasi tidak hanya berdiri megah, tetapi juga aktif dan berkembang.

Ia menekankan, koperasi harus dikelola dengan inovasi dan kreativitas. Jangan sampai bangunan sudah berdiri, tetapi aktivitasnya tidak berjalan maksimal.

Baca Juga :  Pengamat Tantang DPRD Bengkulu Siarkan Langsung Pembahasan Anggaran

“Kami mendorong pengurus koperasi mengembangkan unit usaha dengan ide-ide kreatif. Jangan hanya sebatas jual beli, tapi juga menampung hasil bumi dan produk masyarakat,” katanya.

Kepala Desa Pondok Kelapa, Alamsyah, menyambut baik selesainya pembangunan tersebut. Ia menyebut, koperasi ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan ekonomi desa.

“Terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah mendukung pembangunan ini. Kami siap mengelola koperasi agar benar-benar bermanfaat,” ungkap Alamsyah.

Ia berharap proses serah terima dapat segera dilakukan agar pengelolaan bisa berjalan tanpa hambatan.

Bagi warga, kehadiran koperasi ini menjadi harapan baru. Selama ini, akses pemasaran hasil pertanian dan usaha kecil masih terbatas. Dengan adanya koperasi, diharapkan distribusi produk lebih terorganisir dan keuntungan tetap berputar di desa.

Sementara itu, Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu, Letkol Inf. Edi Wibowo, yang turut meninjau pembangunan tersebut, mengapresiasi proses pengerjaan yang melibatkan banyak pihak.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi RTRW di Lebong Berlanjut, Polres Periksa Ahli

“Kami berharap koperasi ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat. Pembangunannya dilakukan secara swakelola, melibatkan pemerintah desa, staf koperasi, dan masyarakat. Ini menjadi nilai tambah,” kata Edi.

Menurutnya, metode swakelola membuat warga merasa memiliki. Dengan begitu, rasa tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan koperasi akan tumbuh secara alami.

Ia juga mendorong pengurus koperasi agar tidak berhenti pada aktivitas jual beli semata. Koperasi, kata dia, harus mampu menjadi wadah distribusi hasil bumi dan kerajinan warga.

“Koperasi ini jangan hanya jadi tempat transaksi biasa. Jadikan sebagai pusat penampungan hasil pertanian dan produk masyarakat, agar perputaran ekonomi tetap di desa,” tegasnya.

Konsep koperasi sebagai pusat ekonomi desa menjadi kunci. Jika dikelola dengan baik, koperasi bisa menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Solar Subsidi untuk Nelayan Bengkulu Dipastikan Cukup, Disalurkan Lewat Lima SPDN
Panggil 100 Yayasan, DPRD Bengkulu Pastikan Perlindungan Guru Swasta
Tahun Depan Layanan Dukcapil Kembali di MPP, Warga Punya Dua Pilihan Lokasi
KUR dan UMi Jangkau 54 Ribu Debitur, MBG Libatkan 1.094 Pemasok Lokal Bengkulu
Sembilan Nilai Antikorupsi, Kejati Bengkulu Dorong Aparatur Bergerak dari Pemahaman ke Tindakan
Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu
Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:30 WIB

Solar Subsidi untuk Nelayan Bengkulu Dipastikan Cukup, Disalurkan Lewat Lima SPDN

Senin, 2 November 2026 - 21:15 WIB

Panggil 100 Yayasan, DPRD Bengkulu Pastikan Perlindungan Guru Swasta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Tahun Depan Layanan Dukcapil Kembali di MPP, Warga Punya Dua Pilihan Lokasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:51 WIB

KUR dan UMi Jangkau 54 Ribu Debitur, MBG Libatkan 1.094 Pemasok Lokal Bengkulu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Panggung Musik di Tepi Pantai, Souljah hingga Ghea Indrawari Meriahkan HUT Bengkulu

Berita Terbaru