BBM Oplosan 2 Ton Terbongkar, BS Resmi Ditahan Kejari Bengkulu

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri Bengkulu resmi menahan BS, tersangka pengoplos bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 2 ton, usai menerima pelimpahan tahap II dari Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Jumat (3/10/25).(foto: Ardiyantonarasidemokrasi.com/)

Kejaksaan Negeri Bengkulu resmi menahan BS, tersangka pengoplos bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 2 ton, usai menerima pelimpahan tahap II dari Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Jumat (3/10/25).(foto: Ardiyantonarasidemokrasi.com/)

Bengkulu – Kejaksaan Negeri Bengkulu resmi menahan BS, tersangka pengoplos bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 2 ton, usai menerima pelimpahan tahap II dari Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Jumat (3/10/25).

Pelimpahan perkara ini mencakup berkas, barang bukti, serta tersangka BS, warga Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kabupaten Rejang Lebong, yang diduga mengoplos BBM ilegal. Setelah jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan berkas perkara lengkap, tersangka langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bengkulu untuk 20 hari ke depan. Selanjutnya, JPU akan merampungkan rencana dakwaan agar perkara ini segera disidangkan di Pengadilan Negeri Bengkulu.

Baca Juga :  Polri Tak Hanya Jaga Keamanan, Polda Bengkulu Kini Bangun Gudang Pangan Raksasa

Kasi Intelijen Kejari Bengkulu, Fri Wisdom S. Sumbayak, menjelaskan BS terbukti menjual pertalite palsu ke sejumlah warung. BBM oplosan tersebut merupakan hasil campuran olahan minyak mentah dengan bahan tertentu sehingga menyerupai pertalite.

Baca Juga :  Terharu! Demi Obati Ibu Mertua, Warga Curup Penggelap Uang Rp 56 Juta Dapat Restorative Justice

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 54 jo. Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp60 miliar,” tegas Fri Wisdom.

Dengan langkah tegas ini, aparat penegak hukum berharap praktik peredaran BBM oplosan dapat ditekan demi melindungi konsumen sekaligus menjaga keamanan distribusi energi di Bengkulu.

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB