Helmi Hasan Naikkan Target, Tiap Desa di Bengkulu Disiapkan Dua Hektare Lahan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu meningkatkan program Satu Hektare Satu Desa menjadi Dua Hektare Satu Desa untuk memperluas lahan produktif dan memperkuat produksi pangan.

Pemprov Bengkulu meningkatkan program Satu Hektare Satu Desa menjadi Dua Hektare Satu Desa untuk memperluas lahan produktif dan memperkuat produksi pangan.

NARASIDEMOKRASI – Pemerintah Provinsi Bengkulu meningkatkan target program lahan pangan desa. Program Satu Hektare Satu Desa yang berjalan sejak 2025 akan dikembangkan menjadi Dua Hektare Satu Desa.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan perluasan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat ketahanan sekaligus kedaulatan pangan di daerah.

Pemerintah ingin setiap desa mempunyai lahan produktif yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai komoditas pangan.

“Tidak hanya lagi soal satu hektare satu desa, tapi dua hektare satu desa. Tidak hanya soal per desa, tapi bagaimana ketahanan pangan kita mulai dari rumah-rumah,” kata Helmi, Selasa, 18 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya dua arah pengembangan program. Pertama, memperbesar sasaran luas lahan produktif dari satu menjadi dua hektare di setiap desa. Kedua, memperluas gerakan ketahanan pangan sampai ke tingkat rumah tangga.

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Matangkan Pembangunan Kodam Baru, Mulai Dibangun 2026

Pada tingkat desa, lahan dua hektare tersebut diharapkan menjadi pusat produksi pangan yang dapat disesuaikan dengan potensi wilayah.

Pemprov Bengkulu tidak ingin program tersebut hanya terpaku pada satu komoditas.

Helmi mengatakan penguatan produksi akan menyasar jagung, kedelai, persawahan dan sejumlah kebutuhan pangan lainnya.

“Ya tentu kedaulatan pangan prioritas, karena itu program presiden. Soal kedelai, soal jagung, soal cetak sawah, begitu,” ujarnya.

Pengembangan berbagai komoditas menjadi penting karena kebutuhan pangan masyarakat tidak hanya bergantung pada beras.

Produksi jagung dan kedelai, misalnya, memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan konsumsi maupun mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, pengembangan dan pencetakan sawah menjadi salah satu langkah yang disebut Helmi dalam mendorong ketersediaan pangan.

Pemprov Bengkulu ingin potensi lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih produktif.

Baca Juga :  Korban Kebakaran Pengantungan Dapat Bantuan Rp3 Juta, Pengontrak Rp1 Juta

Peningkatan target dari satu menjadi dua hektare juga menunjukkan upaya pemerintah memperbesar skala program yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya.

Jika dapat diterapkan secara merata, luas lahan produktif yang dikelola melalui program tersebut otomatis meningkat.

Namun pemerintah tidak ingin program hanya diukur berdasarkan luas lahan.

Helmi mengatakan ketahanan pangan harus menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung. Karena itu, rumah tangga juga akan didorong untuk mempunyai kemampuan memenuhi sebagian kebutuhan pangannya.

“Bagaimana setiap rumah-rumah kita itu mampu bertahan secara pangan. Nah ini yang akan kita gerakkan bekerja sama tentu dengan Bank Indonesia,” katanya.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci program tersebut. Warga tidak hanya ditempatkan sebagai penerima hasil produksi, melainkan ikut terlibat dalam upaya menghasilkan pangan.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru