NARASIDEMOKRASI – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan bantuan bagi warga yang tempat tinggalnya terdampak kebakaran di Gang Damai, Kelurahan Pengantungan, kawasan Pasar Minggu, Kota Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan warga yang memiliki rumah akan mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta. Sementara warga terdampak yang tinggal dengan status mengontrak akan mendapatkan Rp1 juta.
Kepastian itu disampaikan Helmi saat mengunjungi lokasi kebakaran pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya itu mengakibatkan 24 rumah terdampak. Setelah api padam, persoalan warga belum selesai. Mereka harus menghadapi kebutuhan sehari-hari sekaligus memikirkan tempat tinggal setelah musibah.
“Bagi yang punya rumah kita bantu Rp3 juta, sementara yang mengontrak kita bantu Rp1 juta. Kita ingin masyarakat bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti biasa,” ujar Helmi.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari penanganan Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap warga terdampak. Selain uang untuk membantu pembangunan kembali tempat tinggal, pemerintah juga menyalurkan sembako, pakaian, selimut dan kebutuhan lainnya.
Menurut Helmi, pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi bencana.
“Insyaallah semuanya akan kita bantu. Yang rumahnya terdampak, kita pastikan mendapatkan perhatian. Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi musibah ini sendirian,” katanya.
Helmi memastikan penanganan korban tidak selesai setelah bantuan kebutuhan dasar diserahkan. Pendataan terhadap warga akan terus dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masing-masing korban.
Langkah itu diperlukan agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan seluruh warga terdampak memperoleh perhatian.
“Kita ingin setelah musibah ini masyarakat bisa segera bangkit. Pemerintah hadir untuk membantu dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi,” kata Helmi.
Salah seorang warga terdampak, Roni, menyambut bantuan tersebut. Pedagang di kawasan Pasar Minggu itu berharap dukungan pemerintah dapat mempercepat pemulihan warga.
Menurut dia, kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran memberikan dampak besar terhadap kehidupan keluarga. Di saat yang sama, warga tetap harus memikirkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih Pak Gubernur sudah datang langsung melihat kondisi kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi setelah kebakaran,” ujar Roni.
Ia berharap bantuan pembangunan rumah dapat segera direalisasikan sehingga warga bisa kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Kami merasa tidak sendirian. Pak Gubernur datang langsung dan menyampaikan bahwa kami akan dibantu. Mudah-mudahan pembangunan kembali rumah-rumah kami bisa segera dilakukan,” kata Roni.
Bagi pemerintah, tahapan selanjutnya adalah memastikan pendataan berjalan menyeluruh. Sebab, bantuan bukan hanya soal nilai yang diberikan, tetapi juga ketepatan penerima dan kecepatan penyalurannya kepada warga yang membutuhkan.









