BENGKULUBAROMETER – Himpunan Pengusaha Kahmi (HIPKA) Wilayah Bengkulu terus berkomitmen memajukan sektor kewirausahaan di daerah, khususnya di kalangan pengurus internal dan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Ketua BPW HIPKA Bengkulu, Roni Desa, mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat HIPKA akan kembali menggelar forum diskusi bersama seluruh jajaran pengurus. Forum ini ditujukan untuk memaksimalkan implementasi nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin guna membantu memicu perkembangan usaha para pengurus.
“Nanti HIPKA akan melaksanakan forum satu lagi bersama teman-teman pengurus. Kita harapkan dari MoU ini dapat menjadi stimulan bagi kawan-kawan pengurus HIPKA yang sedang berusaha agar usahanya bisa berkembang. Kita tahu program-program pemerintah saat ini sangat banyak, terutama mengenai akses kredit,” kata Roni
Ia menambahkan, target utama HIPKA adalah mendampingi pengurus yang saat ini masih berskala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa naik kelas.
Selain fokus pada pengurus internal, HIPKA Bengkulu juga membuka ruang diskusi dan berbagi (sharing) secara luas bagi para alumni maupun kader aktif HMI. Langkah ini diambil untuk menggeser paradigma mahasiswa yang selama ini cenderung terpaku pada dunia politik.
“Kita buka ruang buat adik-adik alumni HMI untuk berdiskusi, bagaimana ke depan di HMI ini tidak hanya berpatron pada politik, tetapi juga berpatron pada dunia usaha. Dengan hadirnya wirausahawan yang bersaing, kita harapkan perkembangan ekonomi di Bengkulu pasti akan meningkat,” tambahnya.
Sebagai langkah nyata mendorong lahirnya pengusaha muda, DPW HIPKA Bengkulu meluncurkan program beasiswa khusus bagi kader HMI aktif. Roni menjelaskan bahwa program ini dilandasi tiga kriteria utama, yaitu:
1. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,2 ke atas.
2. Memiliki dan menjalankan usaha/wirausaha yang dibuktikan di lingkungan HMI.
3. Berstatus sebagai pengurus komisariat aktif.
Roni menegaskan, program beasiswa ini akan terus diputar secara konsisten setiap tahunnya pada bulan Juli dengan menyasar 5 komisariat secara bergiliran selama masa kepemimpinannya.
“Ini komitmen kita. Bantuan yang diberikan ini menjadi stimulus dan perangsang semangat supaya adik-adik ini mau berusaha. Rata-rata penerimanya adalah mahasiswa semester delapan yang sedang menyusun skripsi sambil berbisnis,” jelas Roni.
Melalui stimulus beasiswa ini, HIPKA Bengkulu berharap para kader yang lulus kuliah kelak sudah memiliki kesiapan mental dan arah bisnis yang jelas di dunia nyata.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









