NARASIDEMOKRASI – Polri terus memperkuat dukungannya terhadap sektor pertanian dengan membantu penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung di berbagai daerah Indonesia.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri telah bekerja sama dengan Bank Himbara untuk memfasilitasi kebutuhan pembiayaan petani demi meningkatkan produksi pertanian nasional.
Hal itu disampaikan Kapolri di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Kapolri, pembiayaan KUR tersebut dimanfaatkan petani untuk berbagai kebutuhan operasional pertanian mulai dari pembelian bibit hingga biaya pengolahan lahan.
“Yang digunakan untuk pembelian bibit dan pupuk, obat-obatan seperti herbisida, fungisida, insektisida, pembiayaan sewa traktor untuk penggemburan tanah, pengolahan lahan, pembayaran upah buruh, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya,” ujar Sigit.
Kapolri menjelaskan, program pembiayaan tersebut sudah dimanfaatkan oleh ratusan kelompok tani jagung binaan Polri.
Hingga saat ini terdapat 714 kelompok tani jagung di 42 Polres pada 8 Polda yang telah menerima manfaat dari fasilitas KUR tersebut.
Total dana pinjaman yang tersalurkan mencapai Rp30,03 miliar dan digunakan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.
Sigit mengatakan program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi prioritas pemerintah.
Menurutnya, akses modal menjadi salah satu persoalan utama yang sering dihadapi petani di lapangan. Karena itu, Polri berupaya membantu mempermudah akses pembiayaan melalui kerja sama dengan sektor perbankan.
Kapolri berharap pemerintah terus memperkuat program KUR agar petani semakin mudah mendapatkan modal usaha.
Ia juga berharap jumlah kredit yang tersedia dapat ditingkatkan sehingga petani mampu membuka lahan baru dan meningkatkan hasil produksi.
“Sehingga para petani dapat meningkatkan kapasitas produksi, kemandirian usaha, dan pertumbuhan ekonomi pedesaan,” katanya.
Selain soal pembiayaan, Kapolri juga menyampaikan berbagai aspirasi petani kepada Presiden Prabowo.
Salah satunya terkait kebutuhan tambahan bantuan alat mesin pertanian, bibit, dan pupuk yang dinilai masih sangat dibutuhkan petani.
Menurut Sigit, bantuan tersebut penting untuk mendukung peningkatan produksi pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Keterlibatan Polri dalam mendampingi kelompok tani mendapat perhatian karena dinilai menjadi bentuk nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian.









