NARASIDEMOKRASI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu terus melakukan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran pelayanan pencetakan e-KTP bagi masyarakat.
Meski stok blanko saat ini masih aman, koordinasi dengan pemerintah provinsi hingga Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri tetap dilakukan agar pasokan blanko tidak mengalami kendala.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Widodo mengatakan, langkah tersebut penting dilakukan karena kebutuhan masyarakat terhadap e-KTP terus meningkat setiap harinya.
“Kami tetap berkoordinasi dengan Dukcapil Provinsi dan Ditjen Dukcapil untuk penambahan stok blanko,” ujar Widodo, Jumat (15/05/2026).
Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan di Kota Bengkulu saat ini masih berjalan lancar tanpa hambatan. Stok blanko e-KTP yang tersedia juga masih berada di angka sekitar 6.000 keping.
“Stok blanko sekarang masih aman untuk pelayanan masyarakat,” katanya.
Widodo menjelaskan, kebutuhan pencetakan e-KTP di Kota Bengkulu tergolong cukup tinggi. Dalam kondisi normal, rata-rata pencetakan mencapai sekitar 300 keping per hari.
Jumlah tersebut berasal dari berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pembuatan e-KTP baru, pergantian kartu rusak, perubahan data hingga pencetakan ulang karena kehilangan.
“Rata-rata sekitar 300 keping per hari tergantung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia mengatakan, peningkatan kebutuhan administrasi kependudukan biasanya terjadi pada momen tertentu seperti penerimaan sekolah, pendaftaran pekerjaan, pemilu hingga pengurusan bantuan sosial.
Karena itu, Dukcapil perlu memastikan pelayanan tetap berjalan normal agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mengurus dokumen penting.
Menurut Widodo, ketersediaan blanko menjadi faktor utama dalam pelayanan pencetakan e-KTP. Jika stok terganggu, maka pelayanan kepada masyarakat tentu ikut terdampak.
Untuk menghindari kondisi tersebut, pihaknya rutin melaporkan perkembangan penggunaan blanko kepada pemerintah provinsi dan pusat.
Selain menjaga stok blanko, Dukcapil Kota Bengkulu juga terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar proses administrasi berjalan cepat dan nyaman.
Widodo memastikan hingga saat ini masyarakat masih dapat mengakses pelayanan pencetakan e-KTP seperti biasa tanpa antrean yang mengganggu.
“Pelayanan masih lancar dan tidak ada hambatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga dokumen kependudukan dengan baik karena e-KTP menjadi dokumen penting yang digunakan dalam berbagai urusan administrasi.
Selain itu, masyarakat diminta segera memperbarui data kependudukan jika terjadi perubahan status keluarga, alamat maupun identitas lainnya.
Dukcapil Kota Bengkulu juga mengimbau warga untuk mengurus dokumen secara langsung tanpa perantara agar pelayanan lebih aman dan cepat.
Selain e-KTP, Dukcapil tetap membuka pelayanan dokumen lain seperti kartu keluarga, akta kelahiran, kartu identitas anak hingga akta kematian.
Dengan kondisi stok blanko yang masih aman dan koordinasi yang terus dilakukan dengan pemerintah pusat, Dukcapil Kota Bengkulu optimistis pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat akan tetap berjalan baik hingga beberapa waktu ke depan.









