NARASIDEMOKRASI – Sinergitas TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Lebong kembali terlihat dalam penanganan pasca banjir di Kecamatan Bingin Kuning. Ratusan personel gabungan bersama warga turun langsung membersihkan lingkungan di Desa Pelabuhan Talang Leak, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan kerja bakti tersebut dipimpin langsung Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, SH, SIK bersama Bupati Lebong H. Azhari, SH, MH sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir.
Sejak pagi, personel Polres Lebong, Kodim 0409/Rejang Lebong, Damkar, OPD Pemkab Lebong, hingga masyarakat terlihat kompak membersihkan lumpur dan material sisa banjir yang masih menumpuk di sejumlah titik.
Fokus pembersihan dilakukan di area permukiman warga, saluran drainase, selokan, hingga jalan lingkungan yang sebelumnya dipenuhi lumpur tebal akibat banjir.
Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani mengatakan kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan. Menurutnya, aparat tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat saat mengalami musibah.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa pemerintah dan aparat hadir bersama mereka. Penanganan pasca banjir ini harus dilakukan secara cepat agar warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Menurut Kapolres, kegiatan gotong royong menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan. Selain membersihkan lumpur, kegiatan ini juga bertujuan mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang kotor.
Dalam kegiatan tersebut, aparat gabungan terlihat menggunakan sekop, cangkul, hingga alat penyemprot air untuk membersihkan sisa lumpur di sekitar rumah warga.
Tidak hanya aparat, warga juga terlihat antusias mengikuti kerja bakti. Mereka bersama-sama mengangkat sampah dan membersihkan saluran air agar tidak tersumbat.
Pabung Kodim 0409 RL Kapten Inf Efrizal mengatakan TNI akan terus mendukung langkah pemerintah daerah dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kami akan terus bersinergi membantu masyarakat. Penanganan pasca banjir harus dilakukan bersama agar hasilnya maksimal,” kata Efrizal.
Bupati Lebong H. Azhari juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kekompakan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi bencana.
“Gotong royong seperti ini adalah budaya yang harus terus dijaga. Dengan kebersamaan, semua pekerjaan berat bisa diselesaikan,” ujar Azhari.
Selain membersihkan lingkungan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan rumah dan lingkungan pasca banjir. Warga diminta segera membersihkan genangan air dan tidak membuang sampah sembarangan agar penyakit tidak mudah menyebar.
Kegiatan kerja bakti ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan setelah banjir melanda wilayah Bingin Kuning. Pemerintah daerah memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak benar-benar bersih.
Warga Desa Pelabuhan Talang Leak mengaku senang dan terbantu dengan kehadiran aparat gabungan. Mereka menilai kegiatan gotong royong membuat proses pemulihan berjalan lebih cepat.
“Kami sangat terbantu. Kalau hanya warga tentu sulit membersihkan lumpur sebanyak ini,” ujar salah seorang warga.
Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu memang menyebabkan banyak rumah warga dipenuhi lumpur dan sampah. Karena itu, kerja sama seluruh pihak dinilai sangat penting untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Lebong berharap masyarakat kembali semangat menjalani aktivitas sehari-hari dan tetap menjaga budaya gotong royong di tengah kondisi sulit.
Penulis : Windi junius
Editor : Redaksi









