MAPEL Bengkulu Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Depan Kawal Kerusakan Lingkungan

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELANTIKAN: MAPEL Bengkulu resmi dilantik dan siap mengawal isu kerusakan lingkungan serta pemulihan ekologis. Organisasi ini akan fokus pada restorasi DAS, penghijauan dan edukasi lingkungan masyarakat. (SENIN-18-05-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

PELANTIKAN: MAPEL Bengkulu resmi dilantik dan siap mengawal isu kerusakan lingkungan serta pemulihan ekologis. Organisasi ini akan fokus pada restorasi DAS, penghijauan dan edukasi lingkungan masyarakat. (SENIN-18-05-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

NARASIDEMOKRASI – Dewan Eksekutif Wilayah Masyarakat Pelestari Lingkungan (MAPEL) Provinsi Bengkulu resmi dilantik pada Senin, 18 Mei 2026. Pelantikan organisasi yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan tersebut menjadi momentum baru dalam penguatan gerakan masyarakat untuk menjaga alam Bengkulu dari ancaman kerusakan ekologis.

Dalam susunan kepengurusan yang baru, Kasrul Pardede dipercaya menjabat sebagai Ketua MAPEL Provinsi Bengkulu. Ia didampingi Abdullah sebagai Sekretaris dan Kelvin Aldo sebagai Bendahara. Pelantikan tersebut turut dihadiri Asisten II Pemerintah Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah organisasi kepemudaan dan tamu undangan lainnya.

Ketua MAPEL Bengkulu, Kasrul Pardede menegaskan organisasi yang dipimpinnya hadir bukan sekadar sebagai lembaga formal, tetapi sebagai gerakan sosial yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Menurut Kasrul, Bengkulu saat ini menghadapi berbagai persoalan lingkungan yang membutuhkan perhatian serius. Mulai dari kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga aktivitas yang dinilai dapat mengancam keseimbangan ekosistem.

“MAPEL hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan,” ujar Kasrul dalam sambutannya.

Ia menegaskan, pihaknya akan aktif mengawal berbagai isu lingkungan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. MAPEL juga akan turun langsung melakukan edukasi hingga pengawasan sosial terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

Baca Juga :  Tak Berizin Tapi Tetap Berjualan, Siapa yang Bertanggung Jawab atas Peredaran Mihol di Bengkulu?

Kasrul menjelaskan, salah satu program prioritas yang akan segera dijalankan ialah restorasi kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Program tersebut dinilai penting karena banyak wilayah di Bengkulu mulai mengalami kerusakan hutan dan berkurangnya kawasan resapan air.

“Yang pertama adalah bagaimana kita merestorasi hutan melalui pengembalian fungsi DAS. Dalam waktu dekat, kami juga akan melakukan penanaman 1.000 pohon di kawasan DAS di Bengkulu Tengah,” tambahnya.

Program penghijauan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperbaiki kondisi lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana alam seperti banjir dan longsor yang beberapa tahun terakhir cukup sering terjadi di Bengkulu.

Selain penghijauan, MAPEL juga akan menjalankan kampanye pelestarian alam dan pendidikan lingkungan kepada masyarakat. Edukasi dianggap penting agar kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh sejak dini, terutama di kalangan generasi muda.

Kasrul mengatakan, pelestarian lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, semua pihak harus ikut berperan, mulai dari masyarakat, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan hingga sektor swasta.

“Kalau lingkungan rusak, dampaknya dirasakan semua masyarakat. Karena itu, menjaga alam harus menjadi gerakan bersama,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Dewan Eksekutif MAPEL Nasional, Nanang Ardiansyah Lubis menegaskan pelantikan MAPEL Bengkulu menjadi langkah penting dalam memperkuat peran masyarakat terhadap isu lingkungan hidup.

Baca Juga :  Presiden PKS Al Muzammil Yusuf Tiba di Bengkulu, Siap Jalani Sejumlah Agenda Penting

Ia meminta seluruh pengurus aktif turun ke lapangan dan tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial semata. Menurut Nanang, MAPEL harus mampu menjadi motor penggerak kesadaran publik dalam menjaga alam.

“MAPEL harus hadir sebagai gerakan masyarakat yang konsisten dalam perlindungan lingkungan hidup. Sekaligus menjadi penggerak kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian alam,” ujar Nanang.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyambut positif hadirnya organisasi tersebut. Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni berharap MAPEL dapat bersinergi bersama pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan.

Menurut Denni, Bengkulu merupakan daerah yang memiliki potensi bencana banjir dan longsor cukup tinggi. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi sangat penting.

“Kita menyambut baik kehadiran MAPEL. Bengkulu menghadapi tantangan banjir dan longsor, sehingga kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menjaga lingkungan,” ujar Denni.

Pelantikan MAPEL Bengkulu diharapkan menjadi awal lahirnya gerakan lingkungan yang lebih kuat di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi berbagai pihak, upaya menjaga hutan, sungai dan kawasan ekologis di Bengkulu diharapkan dapat berjalan lebih maksimal demi keberlanjutan lingkungan di masa depan.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru